Sentuhan Mawar dalam Karya Giambattista Valli Disukai Ariana Grande

  • Whatsapp
تفضل أريانا غراندي لمسة الورود من أعمال " جيامباتيستا فالي "
Model memeragakan koleksi adibusana karya Giambattista Valli untuk Musim Gugur 2020. (giambattistavalli.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM-JAKARTA- Perancang busana Giambattista Valli mengaku merasa beruntung memiliki apartemen yang dipenuhi tanaman dan aneka bunga mawar di balkonnya.

BACA JUGA: Heboh Naomi Campbell Telanjang Bulat di Stasiun Kereta

Baca Juga

Kepada laman Women Wear Daily dia bercerita selama masa lockdown, dia bisa menikmati keindahan. Dan aroma aneka mawar yang bermekaran saat musim semi.

Mawar-mawar di balkon inilah yang kemudian memberinya inspirasi untuk menciptakan koleksi adibusana untuk musim gugur 2020. Dia persembahkan untuk keindahan dan segala bentuk kesenian di Kota Paris, Prancis.

“Ini adalah sesuatu yang hadir dan menyerupai sampanye. Anda bisa menyebutnya apa saja, terserah. Tapi ini bukan adibusana, ini adalah bagian dari memori yang saya pelajari dengan seksama,” ujar Valli dikutip induk imperiumdaily.com ini dari laman WWD, Selasa (7/7/2020).

Koleksi adibusana ini menggunakan bermeter-meter kain tullechiffonfaille dan cloque. Berbagai dimensi dalam rancangannya yang tampak berlebihan. Rupanya membuat karya Valli ini disukai sejumlah bintang seperti Jennifer Lopez dan Ariana Grande.

View this post on Instagram

Giambattista Valli Haute Couture 19 – Passage N•17

A post shared by Giambattista Valli Official (@giambattistavalliparis) on

​​​​​​​Valli cukup menggunakan sedikit perhiasan, mengingat rancangannya banyak terfokus pada tumpukan tulle, teknik menjahit serta volume.

“Untukku, adibusana haruslah menjadi momentum yang sangat ekstrim. Pelangganku banyak yang berusia muda, bahkan usia termuda dalam bisnis adibusana ini,” kata Valli.

Berbagai pagelaran busana dan pekan mode yang batal digelar secara fisik karena COVID-19. Kemudian memaksa Valli untuk memamerkan rancangannya melalui video. Dalam video tersebut Valli memperlihatkan detil karyanya secara close up.

“Saya memegang tangan semua pemirsa di seluruh dunia yang masih terkurung akibat pandemi. Dan tidak dapat melakukan perjalanan, dan menunjukkan kepada mereka inilah Paris melalui mata saya,” jelasnya.(cak)