Phalus Bhima pada Ikonografi Part 2

  • Whatsapp
Bhimas
Relief Sudhamala di Candi Sukuh, yang menggambarkan Bhima mengangkat Raksasa Kalanjaya. (foto Wikipedia)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – Arkais M. Dwi Cahyono

NUSADAILY.COM – MALANG – Ada berbagai cerita tentang Mahabaratha salah satunya adalah kumpulan lakon Bhima yang kini menjadi naskah koleksi Perpustakaan Universitas Leiden ini pernah dipublikasikan Th. G. Th. Pigeud di dalam buku berseri “Literature of Java” (1980). Lakon Bhima yang terkait dengan Serayu adalah “Lampahan Bimo ing Lepen Serayu” (LOr. 12 577 No. 23).

Baca Juga

Dalam lakon yang juga disebut dengan “Bimo Ngluku” ini, diceritakan tentang kompetisi membuat sungai — yakni Lepen Serayu — antara Kurawa dan Pandawa, dimenangkan oleh Pandawa.

BACA JUGA: BHIMA SAHABAT PETANI: Makna Fertilitas Simbol Phalus Bhima pada Ikonografi dan Susastra Lakon

Bhima (Wijasena) menggalinya dengan “meluku (membajak dalam bahasa Jawa)” dengan menggunakan phalusnya. Agar tegak dan kencang (ereksi kuat), maka Widyadhari Supraba nan cantik-molek dan seksi itu dimintanya untuk duduk di batang Phalus Bhima. Memang agak “jorok”, namun logis dan justru bisa mengundang perhatian para pendengar cerita.

Cerita selengkapnya bisa anda saksikan dalam Program Arkais bersama Dosen Ahli Sejarah nusadaily.com M. Dwi Cahyono dengan host Nusa Daily Channel Yusuf Munthaha dalam video di bawah ini.

Post Terkait

banner 468x60