Pastikan Akses Visibilitas Tinggi, Twitter Labeli Cuitan Misinformasi Vaksin COVID-19

  • Whatsapp
twitter cuitan
Ilustrasi Twitter (REUTERS)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Twitter akan menerapkan peringatan pada cuitan yang berisi misinformasi atau informasi menyesatkan tentang vaksin COVID-19.

Hal tersebut sekaligus menegakkan ketentuan yang bisa membuat pengguna dilarang secara permanen karena pelanggaran berulang.

Baca Juga

Kepala Kebijakan Publik Twitter Inggris Raya, Katy Minshall, mengatakan bahwa pihaknya menyadari peran perusahaan dalam memberikan informasi kesehatan yang kredibel kepada masyarakat luas.

BACA JUGA: Twitter Luncurkan Fitur “Super Follow” untuk Gandakan Pendapatan – Nusadaily.com

“Kami terus bekerja dengan otoritas kesehatan di seluruh dunia–termasuk (layanan kesehatan Inggris)–untuk memastikan akses visibilitas yang tinggi ke informasi kesehatan masyarakat yang terpercaya dan akurat pada layanan kami, termasuk tentang vaksin COVID-19,” kata dia dikutip dari Reuters.

BACA JUGA: Separo Tresno Single Pamungkas Project Trilogy Kedua Ndarboy Genk – Dangdutpro.com

“Hari ini kami akan mulai memberikan label kepada cuitan yang mungkin berisi informasi menyesatkan tentang vaksin COVID-19, selain upaya berkelanjutan kami untuk menghapus informasi menyesatkan COVID-19 yang paling berbahaya dari layanan,” sambung Katy.

BACA JUGA: Twitter Perkirakan Melambatnya Pertumbuhan Pengguna pada 2021 – Imperiumdaily.com

Dilansir dari antara, Twitter mulai mempromosikan informasi mengenai kesehatan masyarakat sebelum COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi global. Hal tersebut juga bertujuan untuk menghapus konten yang terbukti salah atau menyesatkan tentang virus berbahaya itu.

Sejak memperkenalkan panduan mengenai COVID-19, mereka mengatakan telah menghapus lebih dari 8.400 cuitan dan menegur 11,5 juta akun.

Dia mengatakan pendekatan dibangun di atas pengoperasian yang sudah ada untuk menjaga dari klaim palsu tentang keamanan dan keefektifan inokulasi.(mic)