Empat Fakta Piala Dunia Qatar, Salah Satunya Butuh Rp 3.152,3 T

Empat Fakta Piala Dunia Qatar, Salah Satunya Butuh Rp 3.152,3 T

NUSADAILY.COM | DOHA - Ajang pesta olahraga sepak bola terbesar di dunia akhirnya akan diselenggarakan lagi setelah empat tahun berselang. Pertandingan elit tersebut, nantinya akan menghadirkan total 32 negara yang bertanding untuk memperebutkan tempat pertama. Pastinya, turnamen ini akan menyedot perhatian sejumlah media dan publik dari seluruh dunia.

Pada Piala Dunia kali ini, terdapat beberapa fakta unik dan menarik yang sangat sayang untuk dilewatkan. Salah satunya, event empat tahunan ini menjadikan Qatar sebagai pertama di Timur Tengah yang menjadi tuan rumah. Ingin tahu fakta lainnya seputar event ini? Berikut ini ulasannya.

1. Piala Dunia dengan Biaya Paling Mahal

 

Dalam turnamen kali ini, Qatar menghabiskan sejumlah biaya yang tak bisa dibilang sedikit. Dana tersebut sebesar 220 Miliar US Dollar atau setara dengan Rp3.152,3 Triliun. Pengeluaran ini tentunya digunakan untuk keperluan pembangunan stadion dan para partisipan pertandingan, mulai dari infrastruktur, penginapan, hingga fasilitas lainnya yang mendukung.

Bila dibandingkan dengan negara-negara sebelumnya yang menyelenggarakan Piala Dunia, Qatar menggunakan dana paling besar dan memiliki selisih yang lumayan pula. Negara Rusia yang empat tahun lalu menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini, faktanya hanya menghabiskan sebesar 14 Miliar US Dollar atau setara dengan Rp200,8 Triliun. Sementara, Brazil menghabiskan 15 Miliar US Dollar atau setara dengan Rp215,2 Triliun. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Piala Dunia 2022 menjadi yang paling mahal dalam sejarah.

2. Menyediakan Stadion dengan AC

Untuk menyambut Piala Dunia tahun ini, Qatar ingin memberikan pengalaman terbaik bagi para pemain dan penonton. Oleh karena itu, negara ini telah memasang AC di seluruh stadion sepak bola yang menjadi venue perhelatan ini. Tentu saja hal tersebut akan memberikan kenyamanan dan bahkan mendukung aktivitas para pemain saat pertandingan dimulai.

Keputusan Qatar menggunakan AC di dalam stadion juga dinilai sebagai langkah pencegahan suhu tinggi yang umumnya terjadi di siang hari. Pasalnya, tak menutup kemungkinan bahwa negara yang berada di Timur Tengah tersebut akan menghadapi kenaikan suhu yang dapat membuat kondisi menjadi panas. Sehingga, hal ini menjadi langkah yang tepat untuk dilakukan.

3. Diadakan pada Musim Dingin

Fakta unik lainnya, Pesta olahraga sepak bola ini menjadi yang pertama digelar pada musim dingin. Qatar sendiri dikenal sebagai negara yang didominasi dengan suhu yang panas. Sehingga, hal ini menjadi ide yang cemerlang untuk menghelat Piala Dunia tahun 2022 di sekitaran waktu tersebut.

Diperkirakan, bahwa suhu yang ada di Qatar pada bulan Desember nanti akan mencapai 20 derajat celcius. Ini dinilai sangat baik bagi para pemain untuk menghindari suhu yang ekstrim yang biasanya terjadi di negara dengan ibukota Doha tersebut.

4. Kedua Kalinya Diadakan di Asia

Mengejutkannya, Qatar menjadi negara kedua yang menyelenggarakan Piala Dunia setelah Jepang-Korea Selatan yang menjadi tuan rumah perhelatan ini pada tahun 2002 silam. Hal ini tentu saja disambut dengan kegembiraan dan kebanggaan dari masyarakat yang ada di Benua Asia.

Selain dikenal sebagai negara yang kaya, Qatar juga menjadi negara yang aman bagi para pengunjung yang datang. Ini karena negara ini memiliki kondisi alam yang cenderung stabil, sehingga risiko bencana seperti gempa bumi bisa dipastikan kecil kemungkinannya. Qatar juga mempunyai berbagai destinasi wisata yang sangat indah. Sehingga, para masyarakat dunia yang ingin menonton event Piala Dunia 2022, bisa sekalian berwisata dan menikmati alam yang ada di sekitar. (wan)