Dwi Suntoro Mantab Maju Pilkada Magetan, Klaim Kantongi Restu DPP dan Para Tokoh Agama

"Saya putra asli Magetan. Kelahiran Desa Tanjung Sepreh Maospati. Saya merasa terpanggil untuk membangun Magetan. Kami berpengalaman di bidang organisasi dan wiraswasta," kata Dwi Suntoro.

May 24, 2024 - 15:23
Dwi Suntoro Mantab Maju Pilkada Magetan, Klaim Kantongi Restu DPP dan Para Tokoh Agama
Dwi Suntoro (tengah peci hitam) mendaftar bacabup di DPD PAN Magetan dengan ditemani ketua DPC Gerindra Putut Pujiono. Jumat (24/0502024).

Magetan, Nusadaily.com - Muhammad Dwi Suntoro mantap maju Pilkada Magetan 2024. Pria wirausaha itu bahkan langsung mendaftar sebagai calon bupati di tiga partai politik sekaligus pada Jumat (24/5/2024). 

Pertama, Suntoro yang merupakan kader Partai Gerindra itu mendaftar dari parpol tempatnya bernaung di kantor DPC Partai Gerindra di Jalan Manggis Kelurahan Kepolorejo Kecamatan Magetan. 

Kemudian, berlanjut ke DPC Partai Demokrat yang terletak di Jalan Teuku Umar Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan. Terakhir di kantor DPD Partai Amanat Nasional di Jalan Raya Maospati-Magetan Desa Sugihwaras, Maospati. 

"Saya putra asli Magetan. Kelahiran Desa Tanjung Sepreh Maospati. Saya merasa terpanggil untuk membangun Magetan. Kami berpengalaman di bidang organisasi dan wiraswasta. Hal itu yang membuat kami yakin bisa menopang membuat Magetan jadi lebih maju," kata Dwi Suntoro usai mendaftar di PAN. 

Suntoro mengklaim jika sebelumnya diperintahkan DPP Gerindra dan didorong dari oramas, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Dirinya mengaku pernah menjadi ketua organisasi salah satu perguruan silat. Pun, memiliki hubungan baik dengan sejumlah Ponpes seperti Ponpes Lirboyo dan Ponpes Al Fatah Temboro. 

"Seperti Pondok Lirboyo dan Pondok Al Fatah itu kan sudah menjadi guru-guru kami di dalam Kami belajar agama. Ya sudah dapat restu dari guru-guru kami," katanya. 

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Magetan Puthut Pujiono mengatakan, memang Dwi Suntoro terbilang mendadak saat menyampaikan niat maju Pilkada. Pun, segera mengantarkan Suntoro untuk segera mendaftar ke partai lain dalam koalisi. 

"Segera kami antar Mas Suntoro untuk mendaftar ker parpol lain dalam koalisi. Yang belum tinggal PDIP dan PKS," kata Puthut. (nto).