Duh! Mobil Dinas TNI Tabrak 3 Warga Hulu Sungai Tengah hingga Tewas

Mobil dinas TNI Kodim 1002 menabrak tiga orang warga hingga tewas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel). Seorang ibu dan bayinya berusia 5 bulan menjadi korban dalam insiden tersebut.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Mobil dinas TNI Kodim 1002 menabrak tiga orang warga hingga tewas di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel). Seorang ibu dan bayinya berusia 5 bulan menjadi korban dalam insiden tersebut.

Korban lainnya yaitu anak 12 tahun yang sedang mengendarai sepeda di bahu jalan.

"Jadi yang mengalami laka (kecelakaan lalu lintas) itu, ibu yang saat itu menggendong bayi di pinggir jalan, dua-duanya meninggal, beserta anak umur 12 tahun yang mengendarai sepeda," kata Kasi Humas Polres HST AKP Soebagiyo dikutip detikcom, Kamis (13/10).

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani KM 168, Desa Binjai Pirua, Kecamatan Labuan Amas Utara, Selasa (11/10). Sopir mobil TNI berinisial SR itu mengemudi dari arah Pantai Hambawang ke arah Amuntai.

Soebagiyo mengatakan sopir diduga mengantuk hingga menabrak pos ronda lalu hilang kendali. Selanjutnya, mobil menabrak pejalan kaki yang sedang menggendong anaknya dan pengendara sepeda yang juga berada di bahu jalan.

BACA JUGA : Pengemudi Alami Microsleep, Truk Pendingin di Jerman Tabrak Dinding Trowongan

Bocah yang sedang bersepeda itu pun terpental ke aspal.

"Diduga sopir mengantuk hingga mobil yang dikendarainya melambung ke kiri sehingga menabrak sebuah pos ronda yang berada di kiri jalan," katanya.

Soebagiyo membeberkan usai tabrakan, bayi berinisial KA itu pun tewas di tempat. Sedangkan orang tua bayi, RS (26) dan MH (12) pengendara sepeda meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Dia menjelaskan RS mengalami patah di bagian paha kiri, luka dalam bagian kepala belakang Sementara anaknya mengalami luka dalam bagian kepala belakang. Sedangkan, MH mengalami luka robek di Kepala belakang, hingga memar di dahi dan pipi kanan.

"Si sopir kondisinya tidak ada luka," katanya.

BACA JUGA : Presiden Jokowi Kumpulkan Seluruh Pejabat Polri Hari Ini di Istana

Usai kejadian, Satlantas Polres HST langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Berdasarkan penyidikan sementara didapati sang sopir yang diduga mengantuk itu melanggar rambu-rambu lalu lintas.

"Sopir tidak ada SIM dan STNK, dan juga saat kejadian sopir ini tidak menggunakan safety belt, namun untuk mobil dinas TNI yang dikemudikan normal tidak ada kerusakan," ujarnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap SR sopir mobil dinas TNI dan saksi mata di lokasi kejadian.

Atas kejadian itu, Kodim 1002 Hulu Sungai Tengah telah mendatangi keluarga korban untuk menyampaikan bela sungkawa dan memberikan keluarga talih asih.

"Dari Kodim sudah mendatangi pihak korban, mereka tanggung jawab, di situ juga mereka sudah memberikan sumbangan tali asih, dalam rangka selamatan dan penguburan para korban, semua di tanggung Kodim," katanya.(lal)