Duh! Baru 37 Hari Kerja, Menteri Keuangan Inggris Diberhentikan

Pada 14 Oktober, setelah rilis sebuah anggaran yang memicu gejolak keuangan dan tantangan dari anggota parlemen konservatif, Menteri Keuangan Inggris Kwarteng diberhentikan.

NUSADAILY.COM-LONDON- Pada 14 Oktober, setelah rilis sebuah anggaran yang memicu gejolak keuangan dan tantangan dari anggota parlemen konservatif, Menteri Keuangan Inggris Kwarteng diberhentikan.

Baca Juga: Menebak Langkah RI Merapat Ditengah Kedigdayaan China Semakin...

Melansir new.qq.com, pasar mengharapkan Perdana Menteri Inggris Truss untuk membalikkan kebijakan fiskal sebelumnya untuk mnegatasi krisis keuangan dan politik saat ini. Setelah adanya pemberitahuan tersebut, pound jatuh dalam jangka pendek terhadap dolar, penurunan diperpanjang menjadi 1,3%, dan sekarang dilaporkan di 1,1992. Imbal hasil obligasi 10-tahun Inggris hampir 20 basis poin.

Kwarteng hanya menjabat sebagai kanselir selama 37 hari, yang kan membuatnya menjadi Menteri Keuangan terpendek kedua di Inggris setelah Perang Dunia II.

Kwarten mengumumkan kebijakan anggaran baru pada 23 September yang menyampaikan pemotongan pajak besar-besaran dan deregulasi yang diinginkan Truss dalam upaya untuk merangsang ekonomi dari tahun-tahun pertumbuhan yang stagnan.

Namun kebijakan tersebut menuai kritik dari semua pihak, memicu gejolak kekerasan di pasar keuangan dan mendorong dana pensiun Inggris ke ambang kehancuran, sehingga Bank of England harus turun untuk campur tangan.

Setelah menyebabkan gejolak pasar, Truss juga berisiko mengundurkan diri jika dia gagal menghasilkan paket fiskal yang meyakinkan investor dan mendapat suara di House of Commons.

Sumber mengatakan Perdana Menteri Truss berusaha meyakinkan pasar dan Partai Konservatif bahwa Kwarteng akan menjadi pihak yang harus disalahkan. Kwarteng sebelumnya adalah sekutu politik terdekatnya dan rekan penulis rencana pertumbuhannya, tetapi keduanya berselisih mengenai sejauh mana giliran pemerintah.

Baca Juga: Melihat Hubungan Para Politikus dan Parpol di RI dengan...

Menurut wartawan BBC Nicholas Watt, ada diskusi di antara sekelompok anggota senior Partai Konservatif di Inggris yang telah memutuskan bahwa pemecatan Kwarteng akan mendorong mereka untuk berbicara minggu depan dan menyerukan agar Truss mengundurkan diri. Sumber-sumber itu mengatakan para pria itu serius dan Truss mungkin akan kesulitan untuk menjadi perdana menteri lagi. (mdr2/lna)