Dua Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Sepakat untuk Lakukan Autopsi

Autopsi nantinya akan dilakukan dengan cara ekshumasi. Prosesnya yakni dengan penggalian makam korban, dan pemeriksaan langsung dilakukan di tempat.

NUSADAILY.COM – SURABAYA - Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol dr Erwinn Zainul Hakim mengatakan saat ini sudah ada dua jenazah korban Tragedi Kanjuruhan, yang keluarganya mengajukan proses autopsi.

"Kami dapat informasi, dapat perintah, memang ada dua pihak keluarga yang sudah sepakat setuju melaksanakan autopsi," kata Erwinn, di Mapolres Malang, Kamis (13/10).

Erwinn menyebut proses autopsi tersebut akan melibatkan dokter-dokter dariPerhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).

"Kami bekerja sama dengan PDFI pelaksanaannya adalah dokter-dokter yang ditunjuk oleh perstauan dokter forensik," ucapnya.

BACA JUGA : Polri Akan Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan Pekan Depan!

Autopsi nantinya akan dilakukan dengan cara ekshumasi. Prosesnya yakni dengan penggalian makam korban, dan pemeriksaan langsung dilakukan di tempat.

"Proses dilakukan dengan ekshumasi, jenazah di tempat langsung dilakukan pemeriksaan," katanya.

Saat ini, pihaknya sedang berkomunikasi dengan keluarga korban. Autopsi sendiri diperkirakan akan dilakukan pekan depan.

"Kami masih konfirmasi dengan keluarga korban. Karena waktu yang ditetapkan tanggal 20 [Oktober], Kamis depan pelaksanaannya," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengatakan autopsi jenazah korban Tragedi Kanjuruhan bakal dimulai pekan depan.

BACA JUGA : ‘Presiden Akal Sehat’ Rocky Gerung Puji Laku Sujud Jajaran Polresta Malang Sikapi Tragedi Kanjuruhan

Hal itu dikatakan Andi, disela olah TKP di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Kamis (13/10).

"Autopsi mungkin minggu depan. Itu ada orang tuanya yang minta kan. Minggu depan insya Allah dilakukan," kata Andi.

Andi menyebut nantinya akan ada dua jenazah yang diautopsi. Hal itu dilakukan setelah ada permintaan dari orang tua korban.

"Permintaan dari orang tua. Dua [jenazah]," ucapnya.

Dua polisi yang juga tewas, kata Andi, mereka tak akan diautopsi. Ia tak membeberkan apa alasannya.(lal)