Dikritik Rossi Kini Dikeluhkan Quartararo, Ini Masalah Yamaha YZR-M1

Fabio Quartararo mengeluhkan kondisi motornya yang tidak optimal saat balapan MotoGP. Dalam dua seri terakhir, Quartararo bahkan harus rela pulang tanpa mengantongi poin.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Fabio Quartararo mengeluhkan kondisi motornya yang tidak optimal saat balapan MotoGP. Dalam dua seri terakhir, Quartararo bahkan harus rela pulang tanpa mengantongi poin.

Di MotoGP Australia, Quartararo memang mengaku dirinya membuat dua kesalahan sehingga tak bisa menyelesaikan balapan. Di samping itu, ia juga menyorot soal daya cengkeram ban belakang yang sangat buruk serta akselerasinya kurang baik.

BACA JUGA: Alex Marquez Ungkap Penyebab Tabrak Jack Miller dari Belakang


"Tentu saja kami (tak hanya) kehilangan tenaga, tetapi juga grip belakang," ujar Quartararo dikutip Crash.

Jauh sebelum Quartararo mengeluhkan hal tersebut, mantan pebalap Yamaha MotoGP Valentino Rossi juga mengungkap masalah serupa. Rossi pada tahun 2019 sempat menyebut permasalahan pada Yamaha YZR-M1 tidak pernah berubah.

Rossi juga sempat dibuat frustasi gara-gara buruknya daya cengkeram belakang motor. Sebelumnya, pada tahun 2016 Rossi juga mengkritik soal daya cengkeram belakang sehingga membuat motor tidak seimbang.

"Masalahnya selalu sama. Itu adalah balapan yang sulit karena ini bukan pertama kalinya saya berada di situasi tersebut, kurang lebihnya masalah selalu sama, saya tidak punya daya cengkeram belakang yang baik sehingga tidak bisa cepat," kata Rossi dikutip Crash pada November 2019.

"Yamaha tahu banyak soal mesin, tapi terpisah dari itu kami memiliki masalah lebih personal dengan grip belakang dan ini tidak ada korelasinya dengan top speed. Jelas ketika motor punya top speed yang bagus akan lebih baik tapi akan ada masalah lainnya," sambung Rossi saat itu.

Nyatanya meski sudah dikritik 'The Doctor' dalam beberapa tahun terakhir, masalah serupa masih dirasakan oleh para pebalap Yamaha. Andrea Dovizioso yang pada musim ini menunggangi Yamaha YZR-M1, juga mengeluhkan soal daya cengkeram di belakang.

BACA JUGA: Ini Penyebab Ban Motor Alex Rins Bocor di MotoGP Jepang!


"Keanehan dari motor ini, kita kehilangan grip sangat besar (di belakang). Saya dapat mengatakan itu karena dalam dua tahun terakhir saya mengendarai dua motor yang berbeda (Ducati dan Aprilia). Itu sebabnya saya mendorong (Yamaha) untuk (memperbaiki) itu," kata Dovi April 2022 lalu.

Quartararo yang saat itu masih di atas angin tidak setuju dengan pendapat Dovizioso. Alih-alih grip belakang, dia justru bersikeras bahwa hal utama yang segera wajib dibenahi di motor Yamaha adalah tenaga mesinnya. Tapi pada kenyataannya, sekarang Quartararo ikut mengeluhkan hal yang sebelumnya disebutkan Dovizioso.(eky)