Dampak Banjir Bandang Banyuwangi Puluhan Makam dan Jenazah Hanyut

TPU Embah Besar memang berlokasi tepat di pinggir sungai. Karena itu ketika air bercampur lumpur dari sungai meluap, TPU itu termasuk lokasi yang pertama kali terdampak terjangan arus air yang deras.

Dampak Banjir Bandang Banyuwangi Puluhan Makam dan Jenazah Hanyut

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI - Banjir bandang di Banyuwangi tak hanya menghanyutkan rumah dan memutus jembatan.

Sejak Jumat pagi, sejumlah warga berdatangan ke TPU Embah Besar di Desa Krikilan, Kecamatan Glenmore.

Mereka memastikan makam keluarga mereka tidak sampai hanyut diterjang banjir bandang.

TPU Embah Besar memang berlokasi tepat di pinggir sungai. Karena itu ketika air bercampur lumpur dari sungai meluap, TPU itu termasuk lokasi yang pertama kali terdampak terjangan arus air yang deras.

Setidaknya ada puluhan makam di TPU itu yang mendadak raib tergerus banjir bandang yang terjadi pada Kamis (3/11/2022).

Bahkan ada pula beberapa makam yang terlihat longsor. Area makam yang tergerus itu memiliki luas 10x30 meter.

Tanah yang tergerus mencapai kedalaman kurang lebih 1,5 meter. Terlihat di sekitar makam yang tergerus sejumlah kain kafan bekas yang warnanya kecokelatan berserakan.

Tidak hanya itu, sejumlah bangunan makam atau biasa disebut Kijing juga terlihat rusak dan patah. Salah satu kijing tampak sudah berada di bibir sungai. Kemungkinan kijing ini terbawa luapan arus sungai namun masih tertahan oleh pohon.

Warga setempat menduga ada puluhan makam yang hanyut terbawa banjir, termasuk jenazah yang ada di dalamnya. Ia menyatakan itu setelah melihat luasan area makam yang tergerus air, mengingat letak makam di TPU itu relatif rapat.

"Sekitar puluhan makam yang tergerus sungai ini. Kemungkinan banyak juga jenazah yang hilang," kata Salam (54), mengutip detikJatim, Jumat (4/11).(han)