Selasa, Juli 5, 2022
BerandaCultureSuku Aztec dan Suku Maya Musnah Karena Wabah Penyakit Aneh

Suku Aztec dan Suku Maya Musnah Karena Wabah Penyakit Aneh

NUSAADILY.COM – MALANG – Heboh wabah virus corona kini sedang mencekam dunia. Virus yang muncul dari Wuhan China itu telah menelan korban 3 ribuan oranng. Bisa dikatakan ini adalah wabah penyakit yang berbahaya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Namun ternyata pada zaman dahulu juga kerap terjadi wabah yang sampai memusnahkan peradaban manusia. Dikutip dari laman https://www.minews.id/ ada dua wabah mengerikan yang bisa dibilang sampai menghabiskan sebuah suku.

Yaitu penyakit Cocoliztli yang menyerang Suku Aztec, Amerika Selatan. Menurut Sejumlah ilmuwan dari Universitas Tuebingen, Jerman, memperoleh suatu bukti yang menunjukkan penyebab punahnya suku Aztec pada tahun 1545.

Penyakit bernama Cocoliztli telah memusnahkan 15 juta orang suku Aztec dalam kurun waktu lima hari. Jumlah tersebut setara dengan 80 persen jumlah populasi secara keseluruhan.

Penyakit ini ditandai dengan demam yang tinggi, sakit kepala, hingga pendarahan pada mulut, hidung dan mata. Penyakit ini dapat menyebabkan penderitanya meninggal dunia dalam hitungan tiga hingga empat hari.

Epidemi ini diperkirakan muncul akibat kedatangan orang Eropa ke sekitaran Meksiko. Epidemi ini mendekati wabah Black Death yang tercatat menewaskan 25 juta orang di Eropa pada abad ke-14.

Kemudian pada tahun 1576, Cocoliztli untuk kedua kalinya menewaskan suku Aztec. Jumlah korban jiwanya mencapai 50 persen dari populasi yang tersisa. Wabah ini menyerang hingga tahun 1578.

Yang berikutnya adalah penyakit misterius menyerang Suku Maya, Amerika Utara. Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan suku Maya musnah dan hilang dari peradaban. Ada sebagian peneliti yang mengatakan akibat perang, namun sebagian yang lain menyebutkan wabah penyakitlah yang menjadi faktor utama.

Suku yang berada di belantara hutan tropis Kawasan Peten Guatemala, Amerika Utara ini sebelumnya sempat mengalami kejayaan hingga akhirnya diperkirakan musnah akibat adanya serangan epidemi. (aka)

BERITA KHUSUS

Muhibah Budaya Jalur Rempah Ditutup dengan Meriah

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Wakil Gubernur (Wabup) Emil Elistianto Dardak resmi menutup rangkai kegiatan Muhibah Jalur Rempah di halaman di Rumah Rakyat (Rumah Dinas...

BERITA TERBARU

Mohamed Salah Pede Liverpool Akan Menangi Seluruh Trofi Musim Depan

NUSADAILY.COM - LIVERPOOL - Mohamed Salah percaya, Liverpool akan ada di trek perburuan juara musim depan. Salah sudah perpanjang kontrak, plus The Reds punya...

NUSAADILY.COM – MALANG - Heboh wabah virus corona kini sedang mencekam dunia. Virus yang muncul dari Wuhan China itu telah menelan korban 3 ribuan oranng. Bisa dikatakan ini adalah wabah penyakit yang berbahaya.

Namun ternyata pada zaman dahulu juga kerap terjadi wabah yang sampai memusnahkan peradaban manusia. Dikutip dari laman https://www.minews.id/ ada dua wabah mengerikan yang bisa dibilang sampai menghabiskan sebuah suku.

Yaitu penyakit Cocoliztli yang menyerang Suku Aztec, Amerika Selatan. Menurut Sejumlah ilmuwan dari Universitas Tuebingen, Jerman, memperoleh suatu bukti yang menunjukkan penyebab punahnya suku Aztec pada tahun 1545.

Penyakit bernama Cocoliztli telah memusnahkan 15 juta orang suku Aztec dalam kurun waktu lima hari. Jumlah tersebut setara dengan 80 persen jumlah populasi secara keseluruhan.

Penyakit ini ditandai dengan demam yang tinggi, sakit kepala, hingga pendarahan pada mulut, hidung dan mata. Penyakit ini dapat menyebabkan penderitanya meninggal dunia dalam hitungan tiga hingga empat hari.

Epidemi ini diperkirakan muncul akibat kedatangan orang Eropa ke sekitaran Meksiko. Epidemi ini mendekati wabah Black Death yang tercatat menewaskan 25 juta orang di Eropa pada abad ke-14.

Kemudian pada tahun 1576, Cocoliztli untuk kedua kalinya menewaskan suku Aztec. Jumlah korban jiwanya mencapai 50 persen dari populasi yang tersisa. Wabah ini menyerang hingga tahun 1578.

Yang berikutnya adalah penyakit misterius menyerang Suku Maya, Amerika Utara. Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan suku Maya musnah dan hilang dari peradaban. Ada sebagian peneliti yang mengatakan akibat perang, namun sebagian yang lain menyebutkan wabah penyakitlah yang menjadi faktor utama.

Suku yang berada di belantara hutan tropis Kawasan Peten Guatemala, Amerika Utara ini sebelumnya sempat mengalami kejayaan hingga akhirnya diperkirakan musnah akibat adanya serangan epidemi. (aka)