Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaCultureSejarawan Sebut Munculnya Lintang Joko Towo Sandi Puputnya Semua Virus di Alam...

Sejarawan Sebut Munculnya Lintang Joko Towo Sandi Puputnya Semua Virus di Alam Semesta

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Munculnya lintang Joko Towo pada malam 1 Muharam 1443 Hijriyah yang tayang pada tulisan nusadaily.com edisi lalu menurut Sejarawan Jawa Timur, Totok Widiarto, adalah sandi alam atau pertanda bakal puputnya semua penyakit dan virus di alam semesta.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Apakah pandemi covid 19 akan segera berlalu dan kembali normal? Berikut keteranganya.

“500 tahun yang lalu dijaman Majapahit yang dipimpin Sinuhun Brawijaya V, ada pagebluk bernama mayangkoro, yang diartikan “isuk loro sore mati, sore loro bengi mati, bengi loro isuk mati ” (pagi sakit sore mati, sore sakit malam mati, malam sakit pagi mati) pun dengan pandemi covid 19 sekarang ini,” jelasnya kepada nusadaily.com, Sabtu, (21/08/2021).

BACA JUGA: Lintang Joko Towo Muncul Pada Malam 1 Muharam, Pertanda Pandemi Akan Berakhir ?

Kondisi seperti saat ini dinamai sebagai pagebluk, lanjutnya, karena orang jaman dulu belum mengenal istilah virus. Kalau dulu dinamainya pagebluk mayamgkoro, orang sekarang pandemi covid 19. Atas pagebluk yang melanda tanah Jawa 500 tahun lalu itu, Raja  Brawijaya kemudian mengutus empu yang sakti mandraguna bernama empu Supo untuk menangkal dan mengatasi pagebluk yang ada di Majapahit.

Siapakah Empu Supo?

“Empu Supo adalah seorang empu yang peninjul, seorang empu yang yang sakti madraguna. Usai diperintah raja, kemudian Ia bersemedi bertapa meminta petujuk kepada sang pencipta. Dari hasil meditasi, kemudian Ia membuat pusaka dari tiga unsur bahan yaitu unsur meteor, titanium dan uranium,” kisahnya.

Kemudian setelah terkumpul tiga unsur di atas, ketiganya ditempa dan diselesaikan oleh empu Supo. Pusaka tersebut berupa keris Nogo Sosro Sabuk Inten luk 13 yang diberi nama Kyai Sengkelat. Uniknya tiga unsur diatas bila kena udara atau O2 akan menyebar diudara. Menyebarnya keseluruh penjuru tanah jawa tersebut membunuh semua virus dan penyakit.

BACA JUGA: Inilah 5 Kota di Jawa Timur Penghasil Gadis Cantik

“Jika ditarik benang merah, pagebluk akan terjadi setiap 500 tahun, tahun 1521 terjadi pagembluk mayangkoro, pagebluk itu kembali muncul 500 tahun yaitu tahun 2021 ini kemudian diikuti munculnya lintang Joko Towo pada malam 1 Suro kemarin diyakini akan sirnanya pagebluk,” imbuhnya.

Lebih lajut dikatakanya, bahwa orang orang Jawa dulu masih mendasar pada primbon atau ilmu titen, bahwa ketika ada pagebluk dan ditandai dengan munculnya lintang joko towo akan berakhirnya pagebluk atau pandemi covid 19. Orang orang dulu meyakini lintang joko towo adalah jelmaan dari pusaka tiga unsur Empu Supo sebagai penangkal atau obat pembunuh penyakit dan virus.

“Ya semoga saja pandemi akan berakhir tahun ini. Karena janjinya 500 tahun adalah tahun ini 2021. Venomena kemunculan lintang joko towo itu sebagai sandi sandi puputnya pagebluk. Namun jika dipahami dengan data covid 19 hampir disemua tempat alami penurunan kasus berbahnya dari zona merah berangsur ke zona orange,” tutup Totok Widiarto. (nto/kal)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR