Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaCultureSejarah Unik Perabotan Rumah Tangga yang Mungkin Belum Kamu Tahu

Sejarah Unik Perabotan Rumah Tangga yang Mungkin Belum Kamu Tahu

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pernah nggak kamu berfikir dari mana asalnya sendok, garpu, bak mandi, dan peralatan rumah tangga lainnya? Ya, semua benda pasti punya sejarah. Termasuk barang-barang lumrah tadi.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Sejarawan desain Amy Azzarito, dalam bukunya yang berjudul The Elements of a Home rupanya telah mencatat semua sejarah unik bahkan aneh dari semua jenis barang rumah tangga.

Dilansir dari The Washington Post, Azzarito berbaik hati melakukan studi perpustakaan untuk mencari sekitar 500 sumber sejarah terciptanya benda disekitarnya. Jadi, kamu tak perlu repot berfikir manusia mana yang pertama kali menemukan garpu.

Ditambah lagi, Nusadaily.com ikut membantu merangkum beberapa sejarah unik peralatan rumah tangga berikut. Mari disimak!

Jam

Dahulu kala, sebelum jam tangan atau jam dinding dan sejenisnya muncul, para pekerja pabrik membayar orang sebagai ‘pengetuk pintu’. Satu sen per bulan, mereka bertugas membangunkan orang-orang dengan mengetuk pintu atau jendela di pagi hari.

“Hidup kita pasti lebih mudah tanpa harus mempekerjakan seseorang untuk mengetuk jendela Anda,” kata Azzarito. Bayangkan jika setiap hari kalian harus menunggu dibangunkan oleh pengetuk pintu.

Sejarah jam, tentu saja, dimulai dari jam matahari kuno, kemudian pindah ke jam mekanis pertama di tahun 723.

Kemudian, pada abad ke-14, setiap kota memiliki jam publik besar yang berdentang sebagai ‘alarm’ massal.

Ketika jam akhirnya menjadi sesuatu yang mewah, Napoleon memastikan dia punya 36 jam di rumah mewahnya. Meskipun tidak cukup untuk 1.500 kamarnya.

Garpu

Azzarito mengaku sejarah garpu merupakan sejarah favoritnya. Menurut penelitiannya, garpu pertama digunakan di Kekaisaran Bizantium, antara 330 dan 1453.

Tapi mereka belum bisa diterima secara sosial di seluruh dunia. Sampai pada masa Renaissance Italia, buah-buahan kering yang manis mulai menjadi makanan di istana. Mustahil untuk makan sambil menjaga tangan dan lengan baju tetap rapi, kecuali menggunakan garpu.

“Kapan garpu diadopsi? Ketika ada kegemaran untuk makanan manis yang baru,” kata Azzarito.

Bak Mandi (Bathtub)

Setelah berolahraga, orang-orang di Yunani kuno akan berdiri di bawah air dingin yang dituangkan oleh pelayan. Mereka sangat percaya bahwa mandi air dingin lebih unggul secara moral daripada mandi air hangat.

Di era Victoria, orang-orang Yunani memiliki pancuran dalam ruangan di gimnasium yang mereka alirkan dari pipa ledeng.

Kemudian dari tahun 500 SM hingga 455 M, Kekaisaran Romawi mulai memiliki ritual mandi harian. Mereka sangat meningkatkan standar sanitasi di keluarga bangsawan dan bahkan orang miskin agar selalu mandi.

Bangsa Romawi menggunakan pipa tembaga dan timah, perlengkapan marmer, dan terus membuat sistem sanitasi yang baik. Selama era ini, pemandian umum mulai terlihat. Ada pula juga pemandian pribadi, yang menyerupai kolam renang modern mencakup seluruh ruangan.

Sofa

Kamu bisa berterima kasih kepada Louis XIV untuk tempat duduk yang nyaman saat menoton tv, tiduran, atau bahkan rebahan.

Selama Abad Pertengahan, raja, ratu, dan panglima kerajaan bepergian mencari furnitur dari kastil ke kastil. Benda yang mudah diangkut memiliki nilai jual.

Karena perang saudara tahun 1648, Louis kecil harus melarikan diri ke Saint Germain-en-Laye tanpa membawa apa-apa, termasuk perabotan. Nah ketika pejabat istana datang mengunjunginya, mereka tidak punya tempat untuk duduk.

“Dia merasa terhina karena tidak bisa memberikan keramahtamahan,” kata Azzarito.

Akhirnya, Louis menghabiskan sisa hidupnya untuk mengisi membuat berbagai perabot istana yang nyaman.(lna)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR