Sejarah Hari Lahir Pancasila yang Diperingati Setiap 1 Juni

  • Whatsapp
Pancasila
Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni (Foto: Fuad Hasim/detikcom)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Setiap 1 Juni, Indonesia memperingati hari lahirnya Pancasila. Istilah Pancasila mulai diperkenalkan dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai.

Pancasila melalui sejarah panjang hingga ditetapkan sebagai dasar negara dan ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Baca Juga

BACA JUGA: Saatnya Perkuat Ideologi Pancasila untuk Hadapi Tantangan Masa Depan – Nusadaily.com

Sejarah

Mengutip dari website BPIP, Hari Lahir Pancasila pertama kali bermula dari rapat BPUPKI. Sidang pertama BPUPKI berlangsung mulai 29 Mei hingga 1 Juni 1945.

Rapat dilangsungkan di gedung Volksraad atau Perwakilan Rakyat yang dikenal juga sebagai gedung Chuo Sangi In, Jalan Pejambon 6 Jakarta. Kini gedung tersebut dikenal dengan sebutan Gedung Pancasila.

Pembukaan rapat dilakukan pada 28 Mei 1945, dan keesokan harinya, yakni 29 Mei 1945 dibahas mengenai dasar negara Indonesia.

Pada 29 Mei 1945, Muhammad Yamin menyampaikan lima usulan sebagai dasar negara yaitu, Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat.

Hari Lahir Pancasila diinisiasi oleh Soekarno. Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan lima gagasan dasar negara yang disebutnya sebagai ‘Pancasila’ dan mendapatkan persetujuan dalam sidang BPUPKI.

Panca sendiri diartikan sebagai lima, sedangkan sila diartikan sebagai prinsip atau atas.

Adapun lima dasar yang diusulkan, sila pertama yakni ‘Kebangsaan’, sila kedua ‘Internasionalisme atau Perikemanusiaan’, sila ketiga ‘Demokrasi’, sila keempat ‘Keadilan sosial’, dan sila kelima ‘Ketuhanan yang Maha Esa’.

Pembentukan Panitia Sembilan

Sejarah lahirnya Pancasila tidak berhenti usai Soekarno menyampaikan usulan. Untuk menyempurnakan rumusan yang disampaikan, BPUPKI membentuk sebuah panitia perumus dasar negara dan UUD yang dikenal sebagai panitia sembilan.

Panitia sembilan memiliki anggota, Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. AA Maramis, dan Achmad Soebardjo. Pada 22 Juni 1945, Pancasila dirumuskan dalam Piagam Jakarta (Jakarta Charter).

Kemudian pada 18 Agustus 1945, Pancasila dinyatakan sah sebagai dasar negara dalam sidang BPUPKI. Pancasila disetujui ada dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

BACA JUGA: Kolaborasi BPIP dengan Gerakan PKK dalam Intrenalisasi Pancasila – Noktahmerah.com

Hari Lahir Pancasila

Secara resmi, tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila pada 2016 lalu. Saat itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikannya pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung.

Hari Lahir Pancasila juga diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi). Setiap tanggal 1 Juni kemudian ditetapkan sebagai hari libur nasional.(han)