Senin, September 20, 2021
BerandaCultureSejarah Bondowoso di Masa Lalu, Konon Dimulai dari Pengembaraan Pangeran dari Madura?...

Sejarah Bondowoso di Masa Lalu, Konon Dimulai dari Pengembaraan Pangeran dari Madura? (1)

NUSADAILY.COM – BONDOWOSO – Dulu di  Madura ada kerajaan yang cukup besar. Kerajaan ini memiliki wilayah yang luas, istana megah yang artistik dengan penataan gedung-gedung serta taman yang indah dan asri.

Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja memiliki beberapa orang putra, di antaranya bernama Raden Bagus Asra. Keberadaan putra-putranya merupakan kebahagiaan bagi kalangan keluarga kerajaan. Raden Bagus Asra memiliki jiwa kepemimpinan yang bisa diandalkan.

Dilansir dari kaskus.com, untuk memperluas daerah kekuasaan kerajaan, raja mengutus Raden Bagus Asra ke pulau Jawa bagian Timur. Dalam perjalannya didampingi oleh pengikut dan beberapa tentara kerajaan. Perjalan ke pulau Jawa ini melewati jalur laut yaitu selat Madura.

Dari perjalan itu akhirnya mendarat di suatu daerah yang bernama Besuki. Berawal dari Besuki inilah Raden Bagus Asra mengembara dan membuka hutan ke arah Selatan.

Lewati Hutan dan Perbukitan

Hari demi hari bulan demi bulan, pekerjaan membabat hutan untuk dijadikan wilayah komunitas masyarakat baru dan wilayah kerajaan. Perjalanan untuk membuka wilayah baru melewati daerah perbukitan, lembah-lembah dan perkampungan-perkampungan kecil yang dihuni oleh beberapa kepala keluarga saja. Mereka umumnya bercocok tanam dan beternak sebagai mata pencaharian.

Kehidupan mereka penuh gotong royong dan kekeluargaan. Suasana desa yang damai, aman dan nyaman membuat Raden Bagus Asra dan pengikutnya betah untuk singgah beberapa hari di desa itu. Untuk beristirahat dan memenuhi perbekalan perjalanan selanjutnya. Raden Bagus Asra tidak hanya membuka hutan, tetapi memberikan bimbingan dan penyuluhan cara bercocok tanam dan beternak yang baik kepada masyarakat kampung-kampung yang disinggahinya.

Di sela-sela istirahatnya di suatu pedukuhan, para pengikut Raden Bagus Asra membuat hiburan dan atraksi yaitu aduan sapi. Dimana aduan sapi ini merupakan hiburan yang sangat disenangi dan terus digandrungi oleh pengikut-pengikutnya dan masyarakat pedukuhan yang dilewati oleh Raden Bagus Asra.

Sehingga aduan sapi ini menjadi suatu kebiasaan yang terus terpelihara sampai sekarang. Terutama di daerah-daerah yang pernah dilewati oleh Raden Bagus Asra dan pengikutnya.

Pada suatu saat Raden Bagus Asra dan pengikutnya tiba di suatu daerah pedukuhan yang subur. Dari kehidupan masyarakatnya terdapat seorang tuan tanah yang kaya. Dengan kekayaan inilah tuan tanah tersebut dapat mengatur daerahnya dan berkuasa di sana.

Berawal dari kondisi inilah akhirnya Raden Bagus Asra menamakan pedukuhan itu dengan nama Bondowoso yang mempunyai arti Bondo adalah modal atau biaya dan Woso adalah kuasa. Sehingga secara harfiyah dapat diartikan “mereka yang memiliki modal dapat berkuasa”. (aka/bersambung)

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...