Sedekah Nasi Setiap Jumat Jadi Tradisi Masjid-Masjid di Kota Malang

  • Whatsapp
Salah satu pengurus ta'mir Masjid Al-ikhlas membagikan nasi yang rutin dibagikan pasca sholat Jumat (02/04/2021) (nusadaily.com/istimewa).
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANGKota Malang selama ini terkenal sebagai kota wisata, namun di samping dijuluki sebagai kota pelajar. Karena terdapat berbagai perguruan tinggi terkemuka baik negeri maupun swasta.

Banyaknya perguruan tinggi bergengsi seperti Universitas Brawijaya, UIN Maulana Malik Ibrahim dan kampus-kampus lainnya menjadikan Kota Malang sebagai salah satu destinasi untuk melanjutkan jenjang pendidikan di perguruan tinggi.

Sehingga banyak perantau yang bermukim di kota terbesar kedua Provinsi Jawa Timur ini. Banyaknya perantau membuat beberapa masjid di Kota Malang bersedekah nasi untuk dibagikan kepada mahasiswa atau warga sekitar.

Salah satunya Masjid Al Ikhlas, masjid yang terletak di Jl. Mertojoyo Kecamatan Lowokwaru ini setiap hari Jumat istiqomah untuk menyediakan nasi yang dibagikan gratis kepada jamaah sholat Jumat.

Tradisi bersedekah nasi ini sudah dijalakan oleh takmir Masjid Al-Ikhlas sejak 3 tahun yang lalu.

“tradisi bersedekah nasi ini sudah dilaksanakan sejak 3 tahun yang lalu. Kami meyakini bahwa sedekah pada hari Jumat itu berbeda. Maka dari itu masjid al-ihlas selalu istiqomah untuk bersedekah nasi kepada para jamaah. Selain itu area di sini banyak mahasiswa yang perantau yang bermukim juga,” ujar Mubasyir Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas kepada nusadaily, Jumat (02/04/2021).

Porsi Nasi Berjumlah Ratusan

Ketika ditanya berapa jumlah porsi yang disediakan oleh takmir untuk dibagikan, Mubasyir mengatakan bahwa setiap Jumat takmir menyediakan 450 porsi.

Namun selama pandemi menyesuaikan dengan jamaah yang berkurang takmir menyediakan 350 porsi. “Sebelum pandemi kami (takmir) menyediakan hingga 450 porsi. Namun karena pandemi ini jamaah juga berkurang maka kami menyediakan 350 porsi untuk jamaah,” pungkasnya.

Selain itu Mubaysir juga menambahkan, jika nasi yang dibagikan berasal dari keuangan masjid dan juga sumbangan dari jama’ah dengan sekema penjadwalan.

“Memang takmir masjid menyisihkan keuangan masjid khusus untuk nasi yang dibagikan ke jamaah. Selain itu juga nasi yang dibagikan berasal dari sumbangan jamaah. Semisal dalam satu bulan, jumat pertama dari takmir, jumat ke-dua dari jamaah, jumat ketiga dari takmir dan jumat keempat dari jamaah,” sambungnya.

Selain bersedekah nasi, takmir masjid Al-ikhlas juga menyediakan wifi untuk kebutuhan sekolah bagi warga sekitar selama pandemi.

“Wifi itu kan jatah setiap RW bagi warga yang mempunyai anak untuk keperluan sekolah selama pandemi ini Mas. Karena di RW kami tidak ada lokasi strategis sehingga diletakan di masjid ini,” tutupnya.(nd3/aka)