Opini: Sumbersari Jadi Daerah Urban Terpadat di Kota Malang

  • Whatsapp
Salah satu bagian Jalan Raya Sumbersari Kota Malang yang tidak dilengkapi trotoar dan saluran air tertutup bangunan. (Foto: nusadaily)
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MALANG –  Sejak tumbuh menjadi kawasan pendidikan, wilayah Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang  memang seperti gula yang mengundang semut.

Puluhan ribu mahasiswa baru datang ke sana setiap tahun. Mereka merupakan pasar yang menggiurkan. Tidak heran, hampir semua bisnis yang muncul di area tersebut diciptakan untuk memanjakan mahasiswa.

Baca Juga

Untuk makan misalnya, mahasiswa kos tinggal memesan melalui handphone pemilik rumah makan. Dalam beberapa menit, makanan yang dipesan akan diantar ke kamarnya.

Pedagang tahu goreng pun siap memberikan layanan serupa. Inilah yang membuat mahasiswa kian betah tinggal di Sumbersari.

Apa kata mahasiswa tentang semua itu? Zakiah R, 20, mahasiswa semester 4 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini mengatakan, fasilitas yang ada di Sumbersari masih kurang.

Namun, dengan perkembangan yang ada sekarang saja, Sumbersari sesungguhnya sudah terasa semrawut. Mengapa? Karena pembangunan terkesan dilakukan serba serampangan. Kampus didirikan, tetapi sarana transportasi tidak. Mal dan hotel dibangun, tetapi saluran air dan tempat pejalan kaki tidak.

Sebetulnya, kawasan pendidikan yang idéal di wilayah Sumbersari sudah sulit diwujudkan. Meski demikian, bukan berarti pembangunan di sana tidak bisa dikontrol lagi. Di luar kesemrawutan itu, pembangunan Sumbersari juga memunculkan persoalan sosial dan budaya. Itu terjadi karena mahasiswa dibiarkan hidup di dunianya sendiri.

Sementara itu, di sekitar mereka, ’warga asli’ Sumbersari juga hidup dengan dunia dan problematikanya sendiri. ”Kami tidak saling kenal meski tiap hari saling berpapasan,” kata Tukul, warga setempat.Sebagai gambaran, dalam data statistik Malang Dalam Angka 2019, jumlah penduduk Lowokwaru 2018 adalah yang terpadat di Kota Malang. Jumlahnya mencapai 196.793 orang dari total penduduk Malang 866.118 jiwa. (hanan jalil)