Kamis, Januari 20, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaCultureMenurut Pakar, Bintang Tsurayya 'Pengusir' Virus Corona Muncul Bulan Juni

Menurut Pakar, Bintang Tsurayya ‘Pengusir’ Virus Corona Muncul Bulan Juni

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Astronom ITB Moedji Raharto menjelaskan, bintang Tsurayya atau Pleiades berada di dekat rasi Orion atau ada yang menyebutnya sebagai bintang Waluku.

“Rasi di arah bintang ini cukup gamblang dilihat dengan mata sebagai indikator pertanian,” kata Moedji.

Melansir republika, bila Tsurayya yang dimaksud adalah Pleiades, maka kemunculannya secara astronomi terjadi pada awal Juni. Hendro Setyanto dari pengelola observatorium wisata Imah Noong di Lembang, Bandung, mengatakan, Pleiades terbit pada pagi hari awal Juni di ufuk timur.

“Kalau sudah muncul mendekati puncak musim kering. Jadi terkait dengan pertanian,” katanya.

Terbitnya Bintang Menurut Hadis

Lalu apa yang dimaksud terbitnya bintang dalam kacamata ilmu hadis? Pengajar di STIT Diniyah Putri Rahmah El Yunusiyah Padang Panjang Ustad Yendri Junaidi menjelaskan, Imam athThahawi dalam kitab Syarah Musykil al-Atsar memaparkan, yang dimaksud dengan bintang dalam hadis ini adalah at-tsurayya.

Kalender orang-orang Mesir kuno menyebut Tsurayya ini muncul pada bulan Basyans. Bulan Basyans menurut kalender orang-orang Suryani yang dijadikan acuan masyarakat Irak adalah bulan Ayar. Bulan ini dalam kalender Masehi adalah Mei.

Imam al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani setelah mensyarah hadis di awal tulisan ini mengatakan, yang menjadi patokan sebenarnya adalah masak atau matangnya buah-buahan. Adapun munculnya bintang hanyalah pertanda saja.

Apakah kemunculan bintang ini akan benar-benar menghilangkan wabah penyakit? Hal itu masih belum ada jaminan pasti. Meski sebagian ada yang percaya tetapi sebenarnya tidak ada yang tahu pasti.

Yang jelas kemunculan bintang ini sejak zaman dahulu kala sudah dijadikan pertanda oleh masyarakat. Khususnya para petani. Mereka menunggu terbitnya bintang untuk memulai tanam.

Lalu apakah kita harus benar-benar percaya dengan anggapan sejumlah masyarakat tersebut? Hal ini dikembalikan kepada pribadi masing-masing orang. Jika kepercayaan tersebut membuat seseorang semakin berpikir positif maka ada baiknya juga. Tetapi jika kepercayaan tersebut membuat seseorang terjerumus kepada hal-hal negatif maka akan merugikan.

Sehingga salah atau benar prediksi tersebut nantinya, maka sebaiknya tidak perlu terlalu menjadi pikiran.Jika memang benar adanya ya bersyukur.(aka)

spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Perampok di Sukun Malang Tertangkap di Taman Dayu Pandaan ##tiktokberita

♬ original sound - Nusa Daily