Menguak Misteri Bekas Pabrik Tekstil di Sidoarjo

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – SIDOARJO – Bangunan megah naum sudah lama tak terjamah, berada di Jalan Raya Tanggulangin dari arah Surabaya ke Malang. Tepatnya ke arah selatan pasar Ngaban Tanggulangin. Kabarnya, bangunan tersebut merupakan bekas pabrik gula di masa penjajahan Belanda.

Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini dijadikan tempat pabrik benang dan tekstil. Namun, di tahun 1999, terjadi krisis moneter, pabrik tersebut tidak mampu lagi beroperasi.

BACA JUGA : Misteri Pantai Balekambang Malang, Airnya Bisa Bikin Awet Muda?

Oleh karena lama tak terjamah tangan manusia, masyarakat setempat mempersepsi bangunan tersebut angker.

Diceritakan Syamsul (53) Warga Desa Kalitenggah, Tanggulangin, mengaku dirinya sering mendengar cerita warga lain yang melihat hantu di sana. Hantu-hantu yang mirip ‘noni’ Belanda, mereka nampak duduk dan ngobrol di depan bangunan bekas pabrik.

“Saya tidak pernah melihat sendiri mahkluk halus penghuni bangunan itu. Namun warga desa lain pernah cerita, bahwa dirinya pada malam hari melihat ada belasan orang Belanda yang duduk-duduk dan ngobrol di ruang depan bangunan itu. Sehingga dia lari berbirit-birit,” kata Syamsul di Sidoarjo, Jumat (26/3/2021).

Keanehan-keanehan lain ini, lanjut Syamsul biasanya terlihat pada malam Jumat legi. Namun, Syamsul menyebut yang melihat keanehan itu biasanya bukan warga sekitar. Tetapi orang-orang yang sengaja ingin mengetahui peristiwa sebenarnya di bangunan pabrik itu.

BACA JUGA : 7 Ekor Lutung Budeng Kembali Dilepasliarkan

Bahkan, Syamsul mengatakan ada sejumlah keanehan yang dirasakan orang-orang tersebut. Seperti melihat seekor ular yang sangat besar.

Dikisahkan Syamsul, sebelum lumpur Sidoarjo menyembur, ada warga Kalitengah yang berjualan minuman. Namun saat tiba waktunya Magrib, tidak tutup. Akhirnya, penjual tersebut kesurupan mahkluk halus.

Setelah kesurupan, penjual minuman itu berbicara dengan Bahasa Belanda. Sehingga membuat paranormal yang mengobati kesulitan.

“Rata-rata yang melihat mahkluk halus di bangunan bekas pabrik itu pengguna jalan yang istirahat. Karena depan bangunan yang rindang sehingga nyaman untuk istirahat,” tambah Syamsul.

Mesti begitu, makhluk halus yang sering menampakkan diri tidak pernah mengganggu orang. Hanya menampakan diri saja.

Syamsul mengisahkan pernah terjadi saat malam hari ada seseorang yang bertanya, apakah di bangunan bekas pabrik itu ada pesta perayaan pernikahan atau ulang tahun. Hal ini karena di bangunan tersebut nampak ramai.

“Setelah saya tanyakan di bangunan yang mana, kemudian orang tersebut sangat kaget. Ternyata di bangunan itu sepi tidak ada siapapun bahkan kondisinya juga gelap,” pungkasnya.(Syaiful Bahri)