Senin, Agustus 15, 2022
BerandaCultureMengenal Al Ula dan Mada'in Saleh, Kawasan Tabu yang Jadi Wisata Baru...

Mengenal Al Ula dan Mada’in Saleh, Kawasan Tabu yang Jadi Wisata Baru Saudi

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kerajaan Arab Saudi membuka tujuan wisata di daerah yang dahulu berdasarkan riwayat pernah dihindari Nabi Muhammad. Di antaranya adalah Al Ula dan Mada’in Saleh.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

“Al Ula dan Mada’in Saleh, kawasan yang dalam sejarahnya orang Arab sendiri jarang (pergi) ke sana. Ada kisah ketika Nabi Muhammad lewat situ. Beliau tidak mau minum dari daerah itu, bergegas untuk segera meninggalkan daerah tersebut, tanpa menoleh kanan-kiri,” kata Pengamat Timur Tengah dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Fahmi Salsabila.

BACA JUGA: Ketika Saudi Membangun Pariwisata di Wilayah yang Dihindari Nabi Muhammad

Lantas, apa sejarah di balik dua tempat yang dihindari Nabi Muhammad tersebut? Berikut penjelasannya dikutip NusaDaily dari berbagai sumber:

Al Ula

Al Ula (Aman Resorts)

Al Ula atau disebut juga Al Ola merupakan situs kuno yang dahulu menjadi ibukota Lihyanites (Dedanites) yang berusia lebih dari 2000 tahun. Lokasi Al Ula berada 110 km sebelah barat daya dari Tayma dan 380 km sebelah utara Madinah.

Terdapat satu takhayul yang berkembang di tengah masyarakat Arab Saudi bahwa Al Ula merupakan tempat yang terkutuk dan dihantui oleh jin, sehingga harus dihindari.

BACA JUGA: Umrah dan Haji Terancam Batal, Covid-19 di Arab Saudi Melejit diatas 1000/hari

Takhayul ini didukung oleh fatwa ulama negara yang didasarkan pada sebuah hadist untuk umat muslim agar tidak mendekati wilayah Al Ula. Keshahihan hadist yang menjadi rujukan fatwa tersebut sebenarnya masih belum bisa dipastikan dan masih menjadi perdebatan hingga hari ini.

Tahun 2012 para ulama memutuskan untuk membuka Al Ula untuk umum. Namun setelah kejadian siswa yang melihat jin, Al Ula kemudian ditutup kembali. Awal tahun 2019, Al Ula akhirnya dibuka kembali.

BACA JUGA: Drama Tabrakan Sebabkan Chaos di GP Arab Saudi

Mada’in Saleh

Mada’in Saleh (phinemo.com)

Selain Al Ula, Saudi juga membuka Mada’in Saleh. Objek wisata yang baru diresmikan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada 2008 ini merupakan merupakan kota berusia 2.000 tahun yang diukir di bebatuan gurun oleh orang Nabatean (orang Arab pra-Islam yang juga membangun Petra di Yordania).

Mada’in Saleh memiliki makna ‘Kota yang Saleh’ dan terletak di area Madinah.

“Bangunan ini menyimpan sejarah yang luar biasa, sehingga perlu dilestarikan,” tulis UNESCO dalam keterangan resminya.

Menurut kitab suci Al-Qur’an, tiga milenium sebelum Masehi, situs Mada’in Saleh telah ditempati oleh suku Tsamud. Mereka adalah kaum yang menyembah berhala, di mana tirani dan penindasan menjadi lazim. Nabi Saleh as, sesuai dengan nama Mada’in Saleh, mengajak kaum Tsamud untuk bertobat dan menyembah Allah SWT.

BACA JUGA: AS Gelar Latihan Militer Bersama Saudi dan Kuwait Ditengah Situasi Memanas

Namun kaum Tsamud menolak, bahkan mereka meminta sang Nabi untuk memanggil seekor unta betina dari belakang bukit untuk membuktikan kebenaran dakwahnya. Nabi Saleh pun memanggil unta tersebut, tiba-tiba ia datang dari balik bukit. Unta itu dikirimkan Allah sebagai bukti kebenaran misi Nabi Saleh.

Walau demikian, hanya sebagian kecil saja yang percaya pada dakwah Nabi Saleh. Mereka yang ingkar malah membunuh unta suci itu, bukan merawatnya sebagaimana yang mereka pinta. Tiba-tiba betis unta itu berlari kembali ke balik bukit di mana ia datang seraya menjerit-jerit.

BACA JUGA: Tuai Pro Kontra, Tari Samba di Arab Saudi Gunakan Pakaian Terlalu Minim

Kaum Tsamud diberi waktu tiga hari untuk bertobat sebelum hukuman datang. Namun mereka tetap saja bebal dan tak mengindahkan peringatan Nabi Saleh.

Akhirnya, Nabi Saleh dan para pengikutnya pergi meninggalkan kota tersebut. Dan kaum Tsamud mendapatkan azab Allah—nyawa mereka melayang di tengah-tengah ledakan gempa bumi dan petir yang menyambar.

Itulah penjelasan mengenai sejarah Al Ula dan Mada’in Saleh sehingga Nabi Muhammad menghindari dua tempat tersebut.(mic)

BERITA KHUSUS

Gebyar Merah Putih, Pemkot Malang Pasang Belasan Ribu Bendera

NUSADAILY.COM – KOTA MALANG – Apel pagi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kental dengan nuansa kebangsaan, Senin (15/8/2022). Pasalnya, pada momen tersebut turut dilangsungkan...

BERITA TERBARU

Ini Pemilik Plat Merah yang Ikut Antre Solar di SPBU Magetan

NUSADAILY.COM – MAGETAN – Setelah ramai mobil dinas plat merah ikutan antre solar di salah satu SPBU Kabupaten Magetan, Jumat (12/8/2022) lalu. Baca Juga:...