Lima Amalan Utama pada Malam Nisfu Syaban

  • Whatsapp
syaban amalan
Ilustrasi berdoa (Foto: net)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Bulan Syaban adalah salah satu bulan yang mulia karena pada bulan ini Allah membuka pintu rahmat dan ampunan seluas-luasnya.

Keistimewaan bulan ini dimulai semenjak dari awal bulan hingga akhir bulan. Namun, salah satu waktu paling istimewa di bulan ini terdapat pada malam nisfu Syaban. Yaitu malam ke lima belas pertengahan bulan Syaban.

Baca Juga

BACA JUGA: 2 Amalan Rasulullah SAW di Bulan Syaban – Nusadaily.com

Dilansir dari nu.or.id, Allah memperlihatkan malam nisfu Syaban kepada siapa pun. Tidak ada yang dirahasiakan tentang terjadinya malam istimewa ini.

Waktu dan tanggalnya sudah jelas dan tidak berubah-ubah di setiap tahunnya, yaitu malam tanggal 15 bulan Syaban. Oleh karenanya, seorang muslim yang bijak tentunya akan memanfaatkan malam nisfu Syaban dengan sebaik-baiknya.

Berikut lima amalan utama pada malam nisfu Syaban:

BACA JUGA: Keutamaan dan Amalan Bulan Syaban, Apakah Disunnahkan Puasa? – Noktahmerah.com

Puasa

Rasulullah SAW sangat senang melakukan puasa Syaban dan memperbanyak puasa di bulan tersebut, tak terkecuali dalam menyambut nisfu Syaban. Sebuah hadits mengatakan bahwa Nabi SAW lebih sering puasa sunah di bulan Syaban dibandingkan pada bulan lainnya, (HR Al-Bukhari).

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta‘ala

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah SWT.”

Tadarus

Betul bahwa tadarus Al-Quran dianjurkan di setiap bulan. Hanya saja tadarus sangat dianjurkan pada bulan-bulan penuh berkah seperti Sya‘ban atau Ramadhan; atau di tempat-tempat mulia seperti di kota Mekkah, Raudhah, dan tempat-tempat mulia lainnya.

Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahumullah mengatakan,

“Kami menerima riwayat dengan sanad dhaif dari Anas RA yang mengatakan bahwa ketika masuk bulan Syaban umat Islam tertunduk pada mushaf Al-Quran. Mereka menyibukkan diri dengan tadarus dan mengeluarkan harta mereka untuk membantu kelompok dhuafa dan orang-orang miskin dalam menyongsong bulan Ramadhan,” (Lihat Sayyid Muhammad bin Alwi bin Abbas Al-Maliki, Ma Dza fi Sya‘ban?, cetakan pertama, 1424 H, halaman 44).

BACA JUGA: Kisah Hikmah Seorang Murid yang Ingin Mimpi Bertemu Rasulullah – Beritaloka.com

Memperbanyak Doa

Anjuran ini didasarkan pada hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

“(Rahmat) Allah SWT turun ke bumi pada malam nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan),” (HR Al-Baihaqi).

Membaca Dua Kalimat Syahadat

Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia. Dua kalimat ini sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam nisfu Sya’ban.

Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan,

“Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Sya’ban dan malam pertengahannya.”

Memperbanyak Istighfar

Meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam nisfu Sya’ban. Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan,

“Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan.”

Demikianlah lima amalan utama di malam nisfu Syaban. Semua amalan itu berdampak baik dan memberi keberkahan kepada orang yang mengamalkannya.(mic)