Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaCultureDianggap Sepele, Ini Hukum Makan dan Minum Tangan Kiri dalam Islam

Dianggap Sepele, Ini Hukum Makan dan Minum Tangan Kiri dalam Islam

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Dalam Islam adab makan dan minum sangat dianjurkan menggunakan tangan kanan seperti yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Namun sangat disayangkan terkadang sebagian muslim tidak mengindahkan adab indah ini.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Rasulullah menyebut makan dan minum dengan tangan kiri hanyalah dilakukan oleh setan. Tentu cara ini tidak baik untuk ditiru.

BACA JUGA: Jokowi Ajak Umat Islam Ambil Suri Teladan Nabi

Rasulullah selalu mencontohkan makan dengan tangan kanan. Bahkan sebelum makan pun Beliau selalu mengucapkan Basmallah. Sebagaimana ‘Aisyah RA berkata,

حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَشْعَثُ بْنُ سُلَيْمٍ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُحِبُّ التَّيَمُّنَ فِي طُهُورِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَتَنَعُّلِهِ

“Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin Minhal] telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku [Asy’ats bin Sulaim] saya mendengar [Ayahku] menceritakan dari [Masruq] dari [‘Aisyah] radliallahu ‘anha dia berkata; “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyukai tayamun (mendahulukan yang kanan) ketika bersuci, menyisir rambut dan memakai sandal.”

Bahkan sahabat Nabi yang bernama Umar bin Abi Salamah RA pun pernah bercerita bahwa Rasulullah SAW sempat menegurnya terkait adab makan. Umar bin Abi Salamah RA berkata,

كُنْتُ غُلَامًا فِي حَجْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَتْ يَدِي تَطِيشُ فِي الصَّحْفَةِ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِي بَعْدُ

Waktu aku masih kecil dan berada di bawah asuhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tanganku bersileweran di nampan saat makan. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wahai Ghulam, bacalah Bismilillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah cara makanku setelah itu. (HR. Bukhari & Muslim)

Berdasarkan hadis-hadis tersebut jelas bahwa Rasulullah SAW sangat mewajibkan umat Islam untuk makan dengan tangan kanan. Sebab, makan dengan tangan kiri merupakan cara yang dilakukan oleh setan. Rasulullah SAW bersabda,

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ

Jika seseorang di antara kalian makan, maka hendaknya dia makan dengan tangan kanannya. Jika minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya pula.” (HR. Muslim)

BACA JUGA: Pasuruan Kota Madinah, Inspirasi Hunian Islami Berkonsep Villa

Hukum Makan dan Minum dengan Tangan Kiri

Namun terkadang ada suatu kendala yang membuat seseorang tidak bisa makan dengan tangan kanan. Misalnya ketika ada udzur, maka hukumnya boleh. Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin mengatakan:

الأكل باليد اليسرى بعذر لا بأس به، أما لغير عذر فهو حرام

“Makan dan minum dengan tangan kiri ketika ada udzur hukumnya tidak mengapa, adapun jika tanpa udzur maka haram”

Dalam Al Mausu’ah Al Fiqhiyyah Al Kuwaitiyah (6/119) juga disebutkan:

فَإِنْ كَانَ عُذْرٌ يَمْنَعُ الأَْكْل أَوِ الشُّرْبَ بِالْيَمِينِ مِنْ مَرَضٍ أَوْ جِرَاحَةٍ أَوْ غَيْرِ ذَلِكَ فَلاَ كَرَاهَةَ فِي الشِّمَال

“Jika ada udzur yang menghalangi seseorang untuk makan atau minum dengan tangan kanan, semisal karena sakit atau luka atau semisalnya maka tidak makruh menggunakan tangan kanan”

Lalu Bagaimana dengan Orang Kidal?

Anjuran ini juga berlaku untuk orang kidal. Orang yang dominasi berkegiatan dengan tangan kiri pun harus mengusahakan diri makan dengan tangan kanan. Meskipun berbagai aktivitas seperti menulis menggunakan tangan kiri.

Rasulullah pernah menegur orang kidal yang makan menggunakan tangan kirinya.

أَنَّ رَجُلًا أَكَلَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشِمَالِهِ فَقَالَ كُلْ بِيَمِينِكَ قَالَ لَا أَسْتَطِيعُ قَالَ لَا اسْتَطَعْتَ مَا مَنَعَهُ إِلَّا الْكِبْرُ قَالَ فَمَا رَفَعَهَا إِلَى فِيهِ

Ada seorang laki-laki yang makan di samping Rasulullah SAW dengan tangan kirinya. Maka Rasulullah bersabda, “Makanlah dengan tangan kananmu!” Dia menjawab, “Aku tidak bisa.” Beliau bersabda, “Semoga kamu tidak bisa?” Padahal tidak ada yang mencegah dia makan dengan tangan kanan kecuali karena sombong. Setelah itu tangannya tidak bisa dia angkat sampai ke mulutnya.” (HR. Muslim)

BACA JUGA: Praktisi Sarankan Bentuk Tim Pengawal Implementasi Qanun Syariat Islam

Maka sudah sepatutnya setiap Muslim memperhatikan adab ini dan tidak meremehkannya. Karena makan dan minum dengan tangan kiri merupakan perilaku setan yang sombong.(eky)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily