Dema Fakultas Humaniora UIN Malang Gelar Festival Budaya 2020, Tetap Berkarya di Masa Pandemi

  • Whatsapp
Aan Mannarul Ketua DEMA Fakultas Humaniora UIN Malang.
banner 468x60

MALANG – Festival Budaya merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Humaniora, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Namun ada yang berbeda dengan Festival Budaya di tahun 2020 ini.

Itu semua disebakan wabah Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Keadaan tersebut tak menyurutkan semangat para panitia untuk tetap menyelanggarakan event tahunan ini meskipun diadakan secara virtual.

Dengan mengusung tema “Revitalisasi Budaya Nusantara di Era Pandemi” para panitia penyelenggara berharap pandemi covid-19 tidak menjadi halangan untuk tetap berkarya dan menghidupkan kembali budaya-budaya nusantara yang sempat terhambat akibat pandemi.

“Meskipun pada situasi pandemi seperti ini, Festival Budaya 2020 akan tetap diselenggarakan secara online sebagai ajang kreatifitas bagi para siswa dan mahasiswa diseluruh Indonesia dalam bidang seni, sastra dan budaya,” ujar Aan Mannarul selaku Ketua DEMA Fakultas Humaniora.

Ajak Siswa dan Mahasiswa untuk Berpartisipasi

Panitia Festival Budaya 2020, mengajak seluruh pemuda di Indonesia mulai dari kalangan siswa, mahasiswa hingga tingkat umum untuk berpartisipasi dan memeriahkan Festival Budaya tahun ini dengan mengikuti lomba seperti tari tradisional, monolog, cipta baca puisi, art makeup dan video pendek. Tujuan diadakannya lomba ini pastinya untuk mengasah kreativitas dan bakat para pemuda di Indonesia dengan harap tetap menanamkan nilai-nilai budaya nusantara serta melestarikannya.

Jika ditahun lalu semua lomba dilaksanakan secara offline dengan mendatangi Fakultas Humaniora secara langsung, maka kali ini peserta lomba hanya akan mengumpulkan video untuk berpartisipasi dalam lomba. Hal ini akan mengundang kemeriahan yang berbeda dengan tahun lalu.

“Kemeriahan tahun ini bukan dilihat dari megahnya panggung perlombaan, namun kemeriahannya terdapat dari karya-karya yang peserta ciptakan dan menjadi memori yang akan disebarkan luaskan melalui sosial media dengan ranah yang lebih luas” tutur Azza Lutfiah, ketua pelaksana Festival Budaya 2020.

Tidak hanya itu, panitia penyelenggara Festival Budaya 2020 juga akan menggelar seminar kebudayaan secara virtual yang dikemas secara menarik dengan mengundang para budayawan yang akan memberikan wawasan kebudayaan yang ada di Indonesia. Jadi, untuk mengenal tentang kebudayaan nusatara dan sebagai wujud rasa cinta kita kepada budaya Indonesia jangan sampai melewatkan kemeriahan Festival Budaya 2020. (senda dini mulia/aka)

Post Terkait

banner 468x60