Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaCultureCandi Perambanan Dipugar Mulai Zaman Belanda hingga Zaman Reformasi

Candi Perambanan Dipugar Mulai Zaman Belanda hingga Zaman Reformasi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-MALANG- Kondisi Candi Perambanan yang ada saat ini jauh dari sempurna jika dibandingkan aslinya dulu. Candi tersebut sejatinya sangat indah dan maha megah. Bahkan ada yang menyebut sebagai candi terindah di Asia Tenggara. Namun, karena termakan usia dan sering diterjang bencana, candi itu ketika ditemukan dalam kondisi runtuh dan rusak parah.

Mengetahui reruntuhan candi, pemerintah Hindia Belanda melakukan pemugaran yang dimulai pada tahun 1918. Akan tetapi upaya serius yang sesungguhnya dimulai pada tahun 1930-an. Pada tahun 1902-1903, Theodoor van Erp memelihara bagian yang rawan runtuh.

Pada tahun 1918-1926, dilanjutkan oleh Jawatan Purbakala (Oudheidkundige Dienst) Hindia Belanda di bawah P.J. Perquin dengan cara yang lebih sistematis sesuai kaidah arkeologi.

Sebagaimana diketahui para pendahulunya melakukan pemindahan dan pembongkaran beribu-ribu batu secara sembarangan tanpa memikirkan adanya usaha pemugaran kembali. Pada tahun 1926 dilanjutkan De Haan hingga akhir hayatnya pada tahun 1930.

Pada tahun 1931 digantikan oleh Ir. V.R. van Romondt hingga tahun 1942 dan kemudian diserahkan kepemimpinan renovasi itu kepada putra Indonesia dan itu berlanjut hingga tahun 1993.

Upaya restorasi terus menerus dilakukan bahkan hingga kini. Pemugaran candi Siwa yaitu candi utama kompleks ini dirampungkan pada tahun 1953 dan diresmikan oleh Presiden pertama Republik Indonesia Sukarno. Ada bagian candi yang direstorasi, menggunakan batu baru, karena batu-batu asli banyak yang dicuri atau dipakai ulang di tempat lain.

Sebuah candi hanya akan direstorasi apabila minimal 75 persen  batu asli masih ada. Oleh karena itu, banyak candi-candi kecil yang tak dibangun ulang dan hanya tampak fondasinya saja.

Kini, candi ini termasuk dalam Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO, status ini diberikan UNESCO pada tahun 1991. Kini, beberapa bagian candi Prambanan tengah direstorasi untuk memperbaiki kerusakan akibat gempa Yogyakarta 2006. Gempa ini telah merusak sejumlah bangunan dan patung.(aka)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu