Bacaan Doa Ziarah Kubur dan Terjemahannya

  • Whatsapp
membaca ziarah
Bacaan Doa Ziarah Kubur dan Terjemahannya (Foto: SINDOnews)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ziarah kubur dianjurkan oleh Rasulullah SAW mengingat banyaknya hikmah yang tekandung di dalamnya.

Di antara hikmah berziarah kubur adalah mengingatkan kita akan kehidupan akhirat yakni sebuah fase masa depan yang penuh dengan keabadian. Selain itu berziarah kubur juga dapat meningkatkan kezuhudan seseorang terhadap kehidupan duniawi.

Ziarah kubur diperbolehkan sepanjang tidak mengundang kesyirikan. Berdoalah hanya kepada Allah SWT bukan kepada orang yang sudah meninggal.

BACA JUGA: 13 Doa Mustajab para Nabi yang Diabadikan dalam Al-Quran – Nusadaily.com

Amaliyah Ziarah Kubur

1. Mengawali dengan Salam

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Assalamu’alaìkum dara qaumìn mu’mìnîn wa atakum ma tu’aduna ghadan mu’ajjalun, wa ìnna ìnsya-Allahu bìkum lahìqun”

Artinya : “Assalamuallaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.”

2. Membaca Fatihah

Setelah mengucap salam lalu duduk bersila dan membaca Surat al-Fatihah tiga kali. Pahala Surah al-Fatihah pertama dihadiahkan untuk Nabi Muhammad SAW; al-Fatihah kedua untuk para sahabat, dan para ulama; dan al-Fatihah ketiga untuk para ahli kubur dari kalangan umat Islam, khususnya orang tua, guru atau sahabat yang sedang kita ziarahi.

BACA JUGA: Doa Penangkal Santet, Bacakan Ayat-Ayat Ini – Noktahmerah.com

3. Membaca Surah al-Ikhlas 3 Kali

4. Membaca Surah Al Falaq, An Naas dan Surat Al-Fatihah

5. Membaca Awal Surat al-Baqarah

الۤمّۤ ۚ – (١) ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَۙ – (٢) الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ۙ – (٣)

وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ – (٤) اُولٰۤىِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ ۙ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ – (٥)

“Alif, lam, mim. Dzaalikal kitaabu laa raiba fiihi; hudal lilmuttaqiin. Alladziina yu’minuuna bilghaibi wa yuqiimuunas shalaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquun.”

“Walladziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maa unzila min qablika wa bil Aakhirati hum yuuqinuun. Ulaaa’ika ‘alaa hudam mir rabbihim wa ulaaa’ika humul muflihuun.”

Artinya: “Alif Lam Mim. Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka.”

“Dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

6. Membaca Ayat Kursi

BACA JUGA: 2 Amalan Rasulullah SAW di Bulan Syaban – Beritaloka.com

7. Membaca bacaan dzikir dan shalawat seperti biasa dibacakan dalam kegiatan tahlil

8. Membaca Doa Ziarah Kubur

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ

الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار, وَافْسَحْ لَهُ فِي قَبْرِهِ، ونَوِّرْ لَهُ فِيهِ

“Allahummaghfìrlahu war hamhu wa ‘aafìhìì wa’fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì’ madholahu, waghsìlhu bìl maa’ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.”

“Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.”

Artinya : “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

“Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (HR. Muslim).(mic)