China Southern Batalkan Pengembalian Boeing 737 MAX

China Southern Airlines membatalkan rencana penerbangan dua pesawat penumpang Boeing 737 MAX pada 30 Oktober, dan akan membutuhkan waktu bagi maskapai China untuk kembali menerbangkan Boeing 737 MAX.

China Southern Batalkan Pengembalian Boeing 737 MAX
Boeing 737 MAX (sumber: istockphoto)

NUSADAILY.COM - BEIJING - China Southern Airlines membatalkan rencana penerbangan dua pesawat penumpang Boeing 737 MAX pada 30 Oktober, dan akan membutuhkan waktu bagi maskapai China untuk kembali menerbangkan Boeing 737 MAX.

Melansir new.qq.com, menurut Bloomberg, berdasarkan situs web China Southern Airlines, pesawat Boeing 737 MAX dijadwalkan terbang ke Guangzhou - Zhengzhou - Wuhan. 

Awalnya direncanakan mulai 30 Oktober, pesawat 737 MAX akan terbang dengan rute pulang-pergi tersebut di atas setidaknya sekali sehari. Saat ini, China Southern Airlines belum mengungkapkan alasan pembatalan rencana penerbangan tersebut.

BACA JUGA : Bertambah Lagi, Korban Tewas di Tragedi Pesta Halloween...

Dilaporkan bahwa 30 Oktober adalah tanggal mulai musim penerbangan musim dingin dan musim semi, dan waktu bagi maskapai untuk menyesuaikan jenis penerbangan mereka umumnya pada awal musim penerbangan baru.

Boeing 737 MAX telah mengalami serangkaian kecelakaan besar, dengan kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia menewaskan 346 orang. 

Pada Maret 2019, China mengandangkan pesawat, dan Boeing 737 MAX kemudian di-grounded secara global. Penyelidik percaya kedua kecelakaan itu terkait dengan cacat pada Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver (MCAS), perangkat lunak anti-macet otomatis yang unik untuk 737 MAX.

BACA JUGA : Oplas Jadi ‘Black Alien’, Pria Ini Dikira Gila dan Ditakuti Banyak...

The Wall Street Journal mengatakan bahwa dengan peningkatan Boeing 737 MAX, pesawat telah kembali beroperasi di banyak negara dan wilayah di seluruh dunia sejak akhir 2020. 

Pada Agustus 2021, Administrasi Penerbangan Sipil China mengorganisir Boeing untuk melakukan penerbangan uji sertifikasi pesawat 737 MAX di China, mengumpulkan opini publik tentang arahan kelaikan udara pada November, dan mengeluarkan arahan kelaikan udara pada Desember. 

Pada bulan Oktober tahun ini, Mongolian Airlines Boeing 737 MAX tiba di Guangzhou dari Ulaanbaatar, penerbangan komersial pertama pesawat tersebut di wilayah udara China sejak Maret 2019. 

Seorang juru bicara Boeing menolak mengomentari pembatalan penerbangan China Southern, mengatakan akan terus bekerja dengan regulator dan pelanggan.(mdr2/lal)