Cawapres yang Diusung KIB Golkar Bicara Peluang Khofifah

Ketika ditanya mengenai peluang Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjadi cawapres yang akan diusung, Doli mengatakan peluang itu ada. Dia menyebut siapapun memiliki peluang, dan akan ditentukan di fase akhir.

Cawapres yang Diusung KIB Golkar Bicara Peluang Khofifah
Cawapres yang Diusung KIB Golkar Bicara Peluang Khofifah

NUSADAILY.COM-  JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan terkait pengusungan capres-cawapres akan dibahas bersama PAN dan PPP. Doli mengatakan hal itu merupakan kesepakatan dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
"Kalau bicara paket capres dan cawapresnya sudah sepakat bicara bersama PAN dan PPP, karena udah menjadi kesepakatan di KIB," katanya di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2023).

Ketika ditanya mengenai peluang Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menjadi cawapres yang akan diusung, Doli mengatakan peluang itu ada. Dia menyebut siapapun memiliki peluang, dan akan ditentukan di fase akhir.

BACA JUGA : Ingar Bingar Reshuffle Kembali Terdengar, PDIP Sebut Sudah...

"Untuk bicara capres dan cawapres akan dibicarakan bertiga, dan itu membuka semua pulang, ada Bu Khofifah, ada siapa saja, nanti akan dibicarakan, nanti disebut pada fase akhir, nanti," ujarnya.

Diketahui, Golkar Jatim memang menunjukkan kedekatan dengan sang gubernur, Khofifah. Isyarat penjajakan politik Golkar ke Khofifah terlihat setidaknya pada November 2022 lalu.
Saat itu Ketua Golkar Jatim M Sarmuji tampak gayeng bersama Khofifah di acara Golkar Jatim Bersholawat. Ditanya soal itu, Sarmuji menegaskan bahwa acara tersebut murni selawatan.

Namun, Sarmuji tak menampik bahwa Golkar memang mendukung Khofifah. Partai berlambang pohon beringin itu ingin Khofifah jadi cawapres mendampingi Airlangga Hartarto.

BACA JUGA : Belasan Rumah di Cipete Utara Dilalap Si Jago Mareh

"Sampai sekarang kita masih berusaha memasangkan Bu Khofifah sebagai calon wakil presiden mendampingi Pak Airlangga. Bu Khofifah sudah paripurna sebagai pejabat publik, saatnya naik ke pentas nasional sebagai salah satu pemimpin nasional," ujar Sarmuji dilansir dari detikJatim, Jumat (18/11/2022).(ris)