Camilla Pidato Pertama Sebagai Permaisuri, “Kami Sangat Merindukan Ratu”

Pada sebuah acara di Istana Buckingham, Camilla memberikan pidato pertamanya sebagai permaisuri. Dia mengingat ibu mertuanya.

Camilla Pidato Pertama Sebagai Permaisuri, “Kami Sangat Merindukan Ratu”

NUSADAILY.COM – LONDON - Pada sebuah acara di Istana Buckingham, Camilla memberikan pidato pertamanya sebagai permaisuri. Dia mengingat ibu mertuanya.

Dalam pidato pertamanya sebagai permaisuri, Camilla mengenang ibu mertuanya, Ratu Elizabeth II, yang "sangat dirindukan".

Pesan yang dia dan suaminya terima setelah kematian ratu memberi mereka "kenyamanan yang luar biasa", ujar istri Raja Charles III pada sebuah acara di Istana Buckingham menurut "bbc.com".

Baca juga: McConnell Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Partai Republik...

Sang Ratu meninggal pada 8 September pada usia 96 tahun. "Saya tidak dapat memulai tanpa memberikan penghormatan kepada ibu mertua tersayang, mendiang Yang Mulia, yang ada dalam pikiran kita hari ini dan yang sangat kita rindukan." Ujar Camilla.

Wanita berusia 75 tahun itu melanjutkan, "Selama beberapa bulan terakhir, suami saya dan saya sangat terhibur dengan pesan belasungkawa yang telah kami terima dan terus kami terima dari seluruh penjuru dunia.

“Mereka telah mengingatkan kami bahwa kata-kata tertulis adalah keterampilan unik untuk menyambung, menyembuhkan, menghibur dan memberi harapan, bahkan di tengah duka," tambahnya kepada para undangan yang hadir. Camilla dikenal karena kecintaannya membaca dan telah menerima banyak perlindungan yang berkaitan dengan sastra.

Camilla Dimahkotai Charles

Camilla memainkan peran penting dalam monarki bersama suaminya. Pada upacara penobatan Raja Charles III. pada hari Sabtu, 6 Mei 2023, dia juga akan dinobatkan. Pada Februari 2022, Ratu Elizabeth II memutuskan bahwa istri putranya harus diberi nama Permaisuri segera setelah Charles naik tahta.

Baca juga: Guo Qing dari China Menangkan Medali Perak dalam Kejuaraan Dunia Taekwondo...

"Ketika putra saya Charles menjadi raja pada waktunya, saya tahu bahwa Anda akan memberi dia dan istrinya Camilla dukungan yang sama seperti yang Anda berikan kepada saya." Ujar mendiang Sang Ratu dalam sebuah pernyataan.

"Ini adalah keinginan tulus saya bahwa ketika saatnya tiba, Camilla akan dipanggil Permaisuri saat dia melanjutkan pelayanannya yang setia."Lanjutnya. (jrm3)