Terima Dana Rp 30 Triliun untuk Pemulihan Ekonomi, Ini Respons Himbara

  • Whatsapp
Menteri BUMN Erick Thohir.
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), memastikan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), berjalan dengan baik.

Hal itu disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir, setelah Himbara dipercaya membantu pemerintah dalam program PEN. Pemerintah menempatkan dana sebesar Rp 30 triliun di bank Himbara, untuk digunakan dalam program tersebut.

Baca Juga

“Kami BUMN dan bank himbara akan memastikan kepastian pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” tutur Erick saat konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu 24 Juni 2020.

Lebih lanjut, Erick mengatakan, BUMN merupakan bagian penting dalam ekonomi Indonesia. Sepertiga pergerakan ekonomi Indonesia dilakukan oleh BUMN.

Untuk itu, dana yang diterima oleh bank Himbara nantinya akan disalurkan melalui program kredit. Hal itu, agar Usaha Kecil dan Menengah (UKM), bisa kembali beroperasi.

“Selama ini selalu memastikan UKM yang ada di pedesaan, perkotaan menjadi hal yang harus dipastikan agar bergulir kembali,” terangnya.

Selain itu, sektor korporasi juga akan menjadi perhatian pemerintah. Namun, korporasi yang mendapat perhatian dengan catatan memiliki rekam jejak yang baik dalam perbankan serta berada di sektor industri padat karya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, menempatkan uang negara senilai Rp30 triliun di bank pelat merah. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Kebijakan tersebut dilakukan melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan nomor 70 tahun 2020.

“Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menempatkan uang negara pada bank umum, dan untuk tahap ini bank milik pemerintah dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ujar Sri dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Rabu 24 Juni 2020.

Karena itu, pemerintah telah bersurat kepada Bank Indonesia (BI), untuk menggunakan dana pemerintah yang ada di BI. Dana tersebut digunakan untuk mendorong ekonomi sektor riil.

“Dana pertama kota tetapkan Rp30 triliun di bank Himbara,” terangnya.

Namun, belum ada ketentuan dana yang didapat oleh masing-masing empat bank Himbara. Pada penempatan dana tersebut terdapat dua larangan yang tidak boleh dilakukan.(via/lna)

Post Terkait

banner 468x60