Kamis, Oktober 21, 2021
BerandaBusinessDolar Stabil Dekat Tertinggi 1 Tahun Disokong Spekulasi Bunga Fed Naik

Dolar Stabil Dekat Tertinggi 1 Tahun Disokong Spekulasi Bunga Fed Naik

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – TOKYO – Dolar bertahan di dekat level tertinggi satu tahun terhadap mata uang utama lainnya di sesi Asia pada Rabu pagi. Di tengah meningkatnya ekspektasi Federal Reserve akan mengumumkan pengurangan stimulus bulan depan. Berpotensi adanya kenaikan suku bunga pada pertengahan 2022.

Tiga pembuat kebijakan Fed, termasuk Wakil Ketua Richard Clarida. Ia mengatakan semalam bahwa ekonomi AS telah cukup pulih untuk mulai mengurangi program pembelian aset bank sentral.

Baca Juga: Dolar Capai Level Tertinggi Satu Tahun, Terangkat Kenaikan Imbal Hasil AS

Pasar uang sekarang memberi perkiraan peluang 50-50 untuk kenaikan suku bunga pada Juli tahun depan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya, sedikit melemah ke 94,460 dari sehari sebelumnya. Ketika menyentuh 94,563 untuk pertama kalinya sejak akhir September 2020.

Lonjakan harga energi telah memicu kekhawatiran inflasi dan memicu spekulasi bahwa Fed mungkin perlu bergerak lebih cepat. Hal ini guna untuk menormalkan kebijakannya daripada yang para pejabat proyeksikan. Mengirimkan imbal hasil obligasi pemerintah dua tahun ke level tertinggi dalam lebih dari 18 bulan semalam.

Imbal hasil AS yang lebih tinggi membantu mendorong dolar ke level tertinggi tiga tahun terhadap yen pada Selasa (12/10) di 113,785 yen. Pasangan ini terakhir diperdagangkan di 113,485.

Euro berpindah tangan pada 1,1541 dolar AS, jauh dari sesi sebelumnya 1,1522 dolar AS, terendah dalam hampir 15 bulan bulan. Pedagang akan fokus pada data harga konsumen pada Rabu waktu setempat untuk wawasan lebih lanjut tentang waktu kenaikan suku bunga.

“IHK adalah daya tarik ekonomi utama” dan “memiliki potensi untuk melihat ekspektasi kenaikan suku bunga Fed bergerak lagi, dengan satu atau lain cara,” kata Ray Attrill, kepala strategi valuta asing di National Australia Bank di Sydney.

Sebagian besar pembuat kebijakan Fed terus mengatakan tekanan inflasi akan terbukti sementara.

Gubernur Lael Brainard dan Michelle Bowman termasuk di antara pejabat Fed yang akan berbicara Rabu nanti, ketika risalah pertemuan bank sentral September juga akan rilis.

Sterling berkelok-kelok di pertengahan kisaran bulan ini, diperdagangkan sedikit berubah dari Selasa di 1,3596 dolar AS.

Baca Juga: Dolar AS Sentuh Puncak 2,5 Tahun Terhadap Yen di Pasar Asia

Dolar Aussie yang sensitif terhadap risiko tergelincir 0,2 persen menjadi 0,7335 dolar AS, mundur dari tertinggi satu bulan pada Selasa (12/10) di 0,7384 dolar AS.

Bitcoin diperdagangkan sekitar 56.500 dolar AS, setelah mencapai level tertinggi lima bulan di 57.855,79 dolar AS pada awal pekan. (nd6)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yukūüć¶ūüć¶ ##tiktoktaiment

‚ô¨ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Hari Ini

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya berencana memeriksa¬†‚Äčselebgram Rachel Vennya¬†terkait dugaan kabur dari isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet...