Bus Jemaah Umrah Kecelakaan di Makkah 2 WNI Menunggal Dunia

"Kecelakaan bus jemaah umrah pada 25 Oktober. Terjadi kecelakaan tunggal bus yang membawa jemaah WNI kejadian jam 23.30 malam [waktu setempat]," kata Judha saat konferensi pers di gedung Kemlu RI, Jakarta Pusat, Kamis (27/19).

Bus Jemaah Umrah Kecelakaan di Makkah 2 WNI Menunggal Dunia

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Salah satu bus jemaah umrah di Makkah, Arab Saudi, yang mengangkut jamaah dari Indonesia mengalami kecelakaan pada Selasa (25/10).

Kecelakaan bus itu menyebabkan dua warga negara Indonesia (WNI) meninggal dunia.

Direktur Badan Hukum Indonesia dan Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan insiden itu merupakan kecelakaan tunggal.

"Kecelakaan bus jemaah umrah pada 25 Oktober. Terjadi kecelakaan tunggal bus yang membawa jemaah WNI kejadian jam 23.30 malam [waktu setempat]," kata Judha saat konferensi pers di gedung Kemlu RI, Jakarta Pusat, Kamis (27/19).

Kecelakaan terjadi di daerah Kholidiah, Makkah. Melalui pernyataan terpisah, Konsul Haji KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, mengatakan kedua WNI yang tewas itu terdiri dari supir bus dan muthawwif atau pembimbing ibadah.

Nasrullah menuturkan bus itu membawa 50 jemaah umrah Indonesia. Ia mengatakan tidak ada jemaah umrah yang meninggal dalam kecelakaan itu.

Lima jemaah WNI mengalami luka ringan yang terdiri dari tiga jemaah perempuan dan dua laki-laki. Satu jemaah perempuan mengalami luka berat.

"Jemaah yang mengalami luka parah langsung dibawa ke ICU RS An-Nur Makkah. Kondisinya membaik dan diperkirakan besok sudah bisa keluar dari rumah sakit. Semoga bisa segera umrah," ucap Nasrullah.

Sedangkan jemaah umrah yang selamat dan mengalami luka ringan, saat itu dapat melanjutkan perjalanan menuju hotel mereka di Makkah. Sebanyak 49 jemaah umrah ini juga sudah melaksanakan umrah.

Rombongan 50 jemaah umrah ini berangkat melalui Travel Mubina (Muasasah Abu Sarhad). Mereka mendarat di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah pada Selasa sekitar pukul 19.00 waktu setempat.

Sekitar pukul 21.00 waktu setempat, mereka diberangkatkan dari bandara King Abdulaziz Jeddah menuju Makkah.

"Jemaah rencananya akan tinggal di Makkah sampai 3 November 2022. Setelah itu, mereka akan ziarah ke Kota Madinah," papar Nasrullah.

"Setelah empat hari di Madinah, jemaah direncanakan akan pulang ke Indonesia pada 8 November 2022," paparnya.(han)