Berdiri 70 Tahun, Toko Kue Tradisional Ini Sepi Pembeli karena Hal Ini

Toko kue tradisional yang sudah berdiri selama 70 tahun ini menjadi sepi pembeli. Padahal beberapa orang mengakui menu jualan mereka enak. Ternyata ini alasannya!

Berdiri 70 Tahun, Toko Kue Tradisional Ini Sepi Pembeli karena Hal Ini
Foto: asiaone.com / TIMOTHY WEE

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Toko kue tradisional yang sudah berdiri selama 70 tahun ini menjadi sepi pembeli. Padahal beberapa orang mengakui menu jualan mereka enak. Ternyata ini alasannya!

Mempertahankan bisnis kuliner tidaklah mudah, sekalipun restoran tersebut legendaris. Terlebih, banyak saingan baru hadir dengan menawarkan menu-menu yang lebih menarik dan modern.

BACA JUGA: Ini 9 Jenis Makanan yang Efektif untuk Cegah Kanker Otak


Namun, toko kue tradisional di Singapura ini ini perlu diapresiasi karena mereka telah bertahan selama 70 tahun. Meskipun begitu, akhir-akhir ini penjualan toko kue tersebut sedang sepi pembeli.

Melansir asiaone.com (17/10), Ri Xin Snack Delight menjajakan aneka kue tradisional bercita rasa gurih dan manis. Semua jajanan tersebut dibuat sendiri dengan menggunakan tangan oleh pemiliknya.

Toko kue tradisional yang terletak di Maxwell Food Centre, Singapura ini juga dimiliki oleh seseorang yang dikenal sebagai penjual paling sopan. Selain legendaris, toko kue tersebut juga dikenal punya resep otentik yang telah diwarisi dari ayah pemilik yang tidak diketahui namanya itu.

Mereka menjual kue tradisional seperti Wah Kue yang punya isian udang kering, jamur, dan irisan daging babi, mochi dengan isian kelapa, hingga kue sponge cake tradisional.

Mungkin jajanan kue yang mereka tawarkan memang punya rasa enak dan otentik, tetapi nampaknya lokasi dan penataan tokonya kurang menarik perhatian. Hal inilah yang membuat Ri Xin Snack Delight sepi pembeli.

Toko kue ini memiliki pengaturan kios yang sederhana, lokasinya pun jauh dari keramaian. Hal inilah yang membuat warisan tersebut tidak bisa disorot lebih oleh banyak orang. Ditambah, mereka juga tidak punya papan nama yang cerah dibandingkan dengan toko lainnya.

Namun, belum lama keredupan toko kue tersebut pun disadari oleh salah satu netizen. Seorang netizen mengunggah di Facebook (15/10) mengenai kesedihannya melihat toko kue itu dilewati banyak orang tetapi tidak ada yang mampir untuk membeli kue-kue nya.

Netizen bernama Suzene ini mengungkap, "Ini menyakitkan melihat banyak orang melewati Ri Xin Snacks Delights hanya karena mereka tidak punya papan nama cerah berwarna warni, atau antrean panjang untuk menarik perhatian penduduk lokal dan turis untuk masuk." Wanita itu lantas meminta netizen lain untuk mendukung toko kue tersebut.

Beruntungnya, unggahan Suzane berhasil memikat perhatian. Unggahan itu mendapat reaksi luar biasa.

Ternyata ada beberapa pelanggan setia yang ikut berkomentar dengan membagikan ulasan mengenai kue di toko tersebut. Seperti netizen bernama Dorice Cheong yang mengungkap, "Harganya sangat wajar, kuenya juga dibuat dengan bahan berkualitas."

BACA JUGA: 4 Rekomendasi Restoran Asia Spesial di Munich

Ada pun netizen penggemar Wah Kue sangat senang mengetahui keberadaan toko kue tradisional itu. Pasalnya Wah Kue sudah cukup sulit ditemukan di beberapa tempat di Singapura.

Ternyata, kegigihan penjual kue untuk mempertahankan tokonya itu telah menyentuh banyak orang. Seperti netizen ini yang menghargai perjuangan Pemilik Ri Xin Snack Delight itu dengan berkomentar, "Paman (penjual) itu melakukan lebih dari sekadar menjual kue, tetapi ia mencerminkan tekadnya dengan cara yang lembut. Sangat banyak yang bisa dipelajari dari dia."(eky)