Bawaslu Magetan Lantik Penyuluh Agama Jadi Panwascam, Gaji Dobel Disebut Tak Masalah

Salah satu di antara 54 Panwascam tersebut adalah Marsono, seorang penyuluh agama KUA Magetan. Meskipun berpotensi mendapat gaji dobel karena sama-sama dari APBN, Bawaslu tidak mempermasalahkannya dengan alasan beda tugas.

NUSADAILY.COM – MAGETAN - Sebanyak 54 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) di 18 Kecamatan hari ini, Kamis (27/10/2022), resmi dilantik oleh ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Magetan, Hendrad Subyakto di Pendopo Surya Graha Magetan.

Namun yang menarik perhatian, salah satu di antara 54 Panwascam tersebut adalah Marsono, seorang penyuluh agama KUA Magetan.

BACA JUGA: Sosialisasi Raperda RPIK, Begini Ragam Aspirasi Masyarakat...

Meskipun berpotensi mendapat gaji dobel karena sama-sama dari APBN, Bawaslu tidak mempermasalahkannya dengan alasan beda tugas.

Saat ditanya terkait penyuluh agama yang ikut dilantik menjadi Panwascam, Ketua Bawaslu Magetan Hendrad Subyakto mengatakan hal tersebut memang tercatat dalam regulasi.

"Selama atasan mengijinkan tidak apa apa, tidak masalah lah," kata Hendrat usai pelantikan.

BACA JUGA: Petani Magetan Putar Otak di Tengah Pencabutan Pupuk Subsidi, Suwarno Janji Kawal Hingga Capai Solusi

Sementara soal potensi dobel anggaran, Hendrat menyatakan hal tersebut masih sesuai dengan pedoman umum.

Diketahui, Marsono tercatat sebagai penyuluh agama KUA Magetan kemudian dilantik menjadi Panwascam. Ia juga tercatat sebagai mantan Komisioner KPU bersama Hendrat Subiakto yang kini menjabat sebagai Ketua Bawaslu Magetan.(nto/lna)