Arief Rahman, Ketua Harian KKD Jatim Bakal Turut Maju di Pilkada Magetan 2024

"Dalam waktu yang tidak lama lagi saya akan mengambil formulir untuk pendaftaran di partai-partai politik Magetan," kata Arif Rahman.

May 17, 2024 - 17:56
Arief Rahman, Ketua Harian KKD Jatim Bakal Turut Maju di Pilkada Magetan 2024
Arief Rahman, Ketua Harian Komite Komunikasi Digital (KKD) Jawa Timur, siap mencalonkan diri sebagai Bupati Magetan.

Magetan, Nusadaily.com - Arief Rahman, Ketua Harian Komite Komunikasi Digital (KKD) Jawa Timur, siap mencalonkan diri sebagai Bupati Magetan dalam Pilkada 2024. Mantan Ketua Asosiasi Media Siber (AMSI) Jawa Timur ini dikabarkan akan segera mengambil formulir pendaftaran ke-sejumlah partai politik.

Pria kelahiran Magetan tersebut mengaku maju di Pilkada Kabupaten Magetan 2024 ini atas dorongan teman-teman dari kalangan muda, guru, ASN, dan juga beberapa tokoh masyarakat serta tokoh agama. 

"Saya didorong untuk ikut berpartisipasi dalam kontestasi politik pemilihan Bupati di Kabupaten Magetan," kata Arief Rahman, Jumat (17/05/2024).

Arief menyebutkan bahwa Partai Demokrat telah berkoalisi dengan beberapa partai lain. Ia pun berencana mendaftar di partai-partai yang tergabung dalam koalisi tersebut, serta di partai lain seperti PPP, Partai Golkar, Partai Nasdem, dan PKB.

"Dalam waktu yang tidak lama lagi saya akan mengambil formulir untuk pendaftaran di partai-partai politik Magetan. Baik itu yang tergabung dalam koalisi besar maupun yang tidak, misalnya Nasdem, Golkar, PKB, dan PPP," terang Arif yang juga pernah menjadi pengurus Demokrat Jawa Timur itu.

Alumni Program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Airlangga ini juga menyampaikan bahwa ia belum memutuskan pasangan calon yang akan mendampinginya. 

"Kalau kami melihat situasi politik di Magetan khususnya menjelang Pilkada ini masih sangat dinamis ya, masih banyak kemungkinan-kemungkinan. Masih banyak peluang. Saya kira cukup banyak figur putra-putri Magetan yang memang layak untuk memimpin Magetan lima tahun ke depan," ujarnya.

Arief menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam Pilkada bukan semata-mata untuk memperebutkan kekuasaan, melainkan untuk pengabdian kepada masyarakat.

"Untuk mengayomi, memberikan teladan, dan menginspirasi bagi seluruh masyarakat atau orang-orang yang dipimpinnya. Ini yang menjadi, saya pikir, filosofi dasar. Ditambah ada dorongan teman-teman Magetan, baik kaum milenial Gen-Z maupun juga tokoh-tokoh Magetan yang peduli untuk kemajuan dan kemakmuran Kabupaten Magetan," pungkasnya. (nto).