Anies-Prabowo Ziarahi Tempat Kramat Jelang Tahun Politik 2024

Prabowo Subianto, misalnya, memilih kamar Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno menjadi lokasi penutup kunjungan menteri pertahanan RI, selama berada di Solo, Selasa (24/1). Sementara, Sementara itu Anies pada hari yang sama ke makam Sultan Banten di Serang pada Selasa (24/1). Lokasinya berdampingan dengan Masjid Agung Banten.

Anies-Prabowo Ziarahi Tempat Kramat Jelang Tahun Politik 2024

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ziarah politik, kerap dilakukan oleh para petinggi partai politik (Parpol), jelang gelaran tahun politik Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024.

Tak terkecuali capres partai NasDem, Anies Baswedan dan capres Gerindra Prabowo Subianto, keduanya terlihat melakukan ziarah ke tempat sakral di sela-sela kunjungan mereka.

Prabowo Subianto, misalnya, memilih kamar Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno menjadi lokasi penutup kunjungan menteri pertahanan RI, selama berada di Solo, Selasa (24/1).

Prabowo saat itu tengah menghadiri jamuan makan malam di rumah dinas Wali Kota Solo yang dikenal dengan Loji Gandrung.

Usai melayani wawancara dengan awak media, Ketua Umum Partai Gerindra itu memasuki kamar yang berada di sudut timur bangunan utama Loji Gandrung.

Kamar tersebut dikenal dengan Kamar Sukarno karena selalu menjadi tempat menginap Presiden Sukarno saat bertandang ke Solo.

"Ini pertama kali selama saya jadi warga Indonesia saya bisa masuk ke rumah dinas wali kota yang usianya ratusan tahun," katanya.

Loji Gandrung memiliki sejarah panjang di Kota Solo. Rumah bergaya Indische itu dibangun tahun 1830 oleh saudagar gula Johannes Augustinus Dezentje.

Pada saat terjadi agresi militer kedua oleh Belanda pada tahun 1948-1949, Loji Gandrung menjadi markas pusat pasukan yang dipimpin Jenderal Gatot Subroto.

"Jadi ini satu pengalaman sejarah bagi saya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo kembali menegaskan kesiapannya untuk maju di Pemilihan Presiden 2024. Partainya pun saat ini terus memanasi mesin untuk berlaga di Pemilu mendatang.

"Insyaallah kita siap. Kita bekerja keras semua," katanya.

Sementara itu Anies pada hari yang sama ke makam Sultan Banten di Serang pada Selasa (24/1). Lokasinya berdampingan dengan Masjid Agung Banten.

Anies ingin mengambil makna dan sejarah Kesultanan Banten dalam kehidupan bernegara di Indonesia yang berani menegakkan keadilan dan kebenaran.

"Ini adalah sebuah kesultanan yang memiliki sejarah perjuangan yang luar biasa. Gemilang dalam menegakkan kebenaran dan gemilang dalam menegakkan keadilan," ujar Anies Baswedan, di Masjid Kesultanan Banten, Kota Serang.

Anies juga bersilaturahmi ke kediaman KH Fathul Adzhim, salah satu dzuriyat Kesultanan Banten. Dia pun mendapatkan banyak nasehat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kita semua ingin pelajaran penting dari kepemimpinan Kesultanan Banten ini, bisa menjadi inspirasi di dalam kita menjalankan amanah yang ada di Indonesia ini," terangnya.

Anies merasa datang ke rumah keluarganya sendiri lantaran disambut hangat oleh keluarga besar KH. Fathul Adzhim serta masyarakat di situs Kesultanan Banten.

"InsyaAllah silaturahmi ini bisa terjaga dan kemudian hari bisa bersama-sama menegakkan keadilan sosial," katanya.

Anies dalam beberapa hari terakhir kembali rutin melakukan safari politik. Sebelum di Banten, Anies bertemu dengan masyarakat Bandung, Jawa Barat bersama pengurus partai NasDem.(han)