Angkut Ribuan Gas Elpiji, KLM Poster Terbakar di Pelabuhan Bintaro Sumenep

Diduga insiden kebakaran kapal tersebut terjadi pada saat ABK perahu layar KLM Poster pada saat menstarter mesin perahu tiba-tiba di kamar mesin meledak, diduga akibat ada kebocoran dari gas elpiji.

Angkut Ribuan Gas Elpiji, KLM Poster Terbakar di Pelabuhan Bintaro Sumenep
Kondisi Perahu Layar KLM Poster saat mengalami kebakaran diduga alami kebocoran gas elpiji 3 kilogram yang diangkut. (Kasubbag Humas Polres Sumenep/Nusadaily.com)

NUSADAILY.COM - SUMENEP - Perahu layar KLM Poster terbakar di Pelabuhan Bintaro, Desa Longos Kecamatan Gapur, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa 18 Oktober 2022 malam sekira pukul 20.00 WIB.

Diketahui, perahu tersebut hendak memuat tabung gas elpiji 3 kilogram berjumlah 1.260 tabung 3 kilogram.

BACA JUGA: Perahu Motor Terbalik di Rote, 7 Orang Meninggal Dunia

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan bahwa insiden meledaknya perahu kapal KLM Poster tejadi pada saat Anak Buah Kapal (ABK) menstarter mesin perahu.

"Sekira pukul 20.30 WIB, anggota Polsek Gapura (SPKT II) mendapatkan informasi via telepon dari warga yang bernama Syukron Hafidzi dan memberitahukan bahwa ada kejadian sebuah perahu yang memuat gas elpiji 3 kilogram meledak," terang Widi, Rabu (19/22)

Widi menjelaskan, ABK alias korban bernama Molyadi (40), warga Dusun Jati, Desa Kropoh, Kecamatan Ra'as, Sumenep.

Selanjutnya, pada saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di area Pelabuhan Bintaro tepatnya 10 meter dari bibir pantai Desa Longos Kecamatan Gapura, petugas menemukan sejumlah bukti-bukti dimana perahu tersebut meledak dan terbakar.

BACA JUGA: 200 Rumah di Asmat Papua Kebakaran, Kompor Warga Diduga...

Di TKP, petugas didampingi H. Ansari, umur (45) warga satu desa dengan Molyadi yang tak lain adalah pemilik perahu layar KLM Poster.

Informasi sementara, diduga insiden kebakaran kapal tersebut terjadi pada saat ABK perahu layar KLM Poster pada saat menstarter mesin perahu tiba-tiba di kamar mesin meledak, diduga akibat ada kebocoran dari gas elpiji.

"Diduga akibat adanya kebocoran gas elpiji yang berada di kamar mesin perahu itu hingga membuat salah satu ABK ikut mengalami nasib nahas," ujar dia mengungkapkan.

KLM Poster tersebut, lanjut Widi, memuat gas elpiji 3 kilogram dari Pelabuhan Bintaro hendak menuju Kepulauan Ra'as. Akibat kejadian itu, ditaksir kerugian mencapai Rp 80 juta.

"Korban ABK kapal mengalami luka bakar pada lengan kanannya," terang Widi. (nam/lna)