Angka Pengangguran di Sumenep Turun 1,36 Persen, Bupati Fauzi: Kebijakan Pemerintah Sesuai Harapan Bersama

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sumenep 2022 menunjukkan angka penurunan dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya, yakni 2021 sebesar 2,31 persen dan 2020 mencapai 2,84 persen.

NUSADAILY.COM - SUMENEP -  Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran terbuka di Kabupaten Sumenep periode Agustus 2022 menurun sebesar 1,36 persen.

Bahkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sumenep 2022 menunjukkan angka penurunan dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya, yakni 2021 sebesar 2,31 persen dan 2020 mencapai 2,84 persen.

Bahkan, TPT itu termasuk terendah di Provinsi Jawa Timur.

“Angka penurunan pengangguran itu menunjukkan bahwa kebijakan yang dilakukan pemerintah daerah sesuai harapan bersama, karena bermanfaat bagi masyarakat pencari kerja,” kata Bupati Fauzi, Kamis, 17 November 2022.

BACA JUGA: Loker dari 21 Perusahaan Tersedia di Job Fair Sumenep 2022,...

Ra Fauzi panggilan akrabnya menegaskan, Pemkab Sumenep akan terus melakukan berbagai upaya menekakan tingkat pengangguran terbuka.

"Karena rendahnya tingkat pengangguran itu, berdampak terhadap angka kemiskinan dan indeks pembangunan manusia," terang Fauzi.

“Kami berkomitmen untuk mengantisipasi angka pengangguran terbuka terus naik dengan berbagai program, salah satunya melalui Job Fair sebagai media mempertemukan secara langsung pencari kerja dan pengguna tenaga kerja atau perusahaan,” jelasnya.

Sekedar diketahui, pelaksanaan Job Fair 2022 bertema “Meningkatkan Kondisi Kerja Untuk Pulih Bersama” melibatkan 21 perusahaan dari sektor usaha, rinciannya 10 perusahaan dari luar daerah dan 11 perusahaan dari Kabupaten Sumenep, termasuk 4 instansi pemerintah.

BACA JUGA: Oknum Kepala Sekolah Masuk Jaringan Teroris, DPRD Sumenep Minta Pembinaan Wawasan Kebangsaan Lebih Masif

Perangkat daerah di jajarannya, kata suami Nia Kurnia ini, akan terus berkolaborasi dan bersinergitas dengan berbagai pihak, untuk berbuat bersama membangun Kabupaten Sumenep.

Utamanya, dalam memberikan layanan optimal mendukung pelaksanaan perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah terus memfasilitasi ketersediaan dan kebutuhan tenaga kerja terus dilakukan, untuk menekan tingkat pengangguran terbuka di tahun-tahun selanjutnya," tandasnya. (nam/lna)