Agama Islam Rahmatan Lil Alamin, Apa Artinya? Ini Penjelasannya

Mengutip dari buku Islam Rahmatan Lil Alamin karya Abu Utsma Kharisman, untuk mendefinisikan arti Islam rahmatan lil alamin dapat dijelaskan dengan mengurai kalimat tersebut menjadi tiga bagian, yaitu Islam, rahmatan, dan lil alamin.

Apr 2, 2023 - 05:00
Agama Islam Rahmatan Lil Alamin, Apa Artinya? Ini Penjelasannya
Foto: Getty Images/iStockphoto/leolintang

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Islam sebagai rahmatan lil alamin sering kita dengarkan baik dalam pendidikan sekolah, pengajian, ceramah maupun dalam forum lainnya. Namun, mungkin diantara kita masih sering terbesit pertanyaan seperti, "Apa itu Islam rahmatan lil alamin?"

Mengutip dari buku Islam Rahmatan Lil Alamin karya Abu Utsma Kharisman, untuk mendefinisikan arti Islam rahmatan lil alamin dapat dijelaskan dengan mengurai kalimat tersebut menjadi tiga bagian, yaitu Islam, rahmatan, dan lil alamin.

Islam adalah agama yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal ini termasuk dalam firman-Nya dalam Al Qur'an surah Al Anbiyaa' ayat 25 yaitu,

وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا نُوْحِيْٓ اِلَيْهِ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدُوْنِ

Artinya: "Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Nabi Muhammad SAW), melainkan Kami mewahyukan kepadanya bahwa tiada Rabb selain Aku. Oleh karena itu, sembahlah Aku."

Dijelaskan di dalam buku yang sama bahwa syariat dalam Islam merupakan syariat yang paling sempurna. Hal ini dikarenakan Islam sebagai penyempurnaan atas syariat dari nabi dan agama sebelumnya.

Kata berikutnya adalah rahmatan. Menurut buku tersebut, makna dari kata ini dijelaskan sebagai kasih sayang yang dilandasi oleh ketulusan yang mengharapkan kebaikan. Kasih sayang mengharapkan orang yang menerimanya untuk tidak mendapatkan kesengsaraan dan penderitaan.

Jikalau harus mendapatkan kesengsaraan atau penderitaan, maka hal ini dilandaskan pada kepentingan kemaslahatan yang lebih besar. Hal ini dapat diumpamakan seperti kasus amputasi pada anggota tubuh yang sakit terinfeksi demi menjaga anggota tubuh lainnya agar dapat terjaga atau tetap sehat.

Kasus lain yang dapat dijadikan contoh adalah ketika Nabi Khidir merusak perahu yang dalam kondisi baik, hal ini dilakukan agar perahu tersebut tidak dirampas oleh penguasa yang jahat. Hal ini tertuang dalam firman Allah SWT dalam Al Qur'an surah Al Kahfi ayat 79,

اَمَّا السَّفِيْنَةُ فَكَانَتْ لِمَسٰكِيْنَ يَعْمَلُوْنَ فِى الْبَحْرِ فَاَرَدْتُّ اَنْ اَعِيْبَهَاۗ وَكَانَ وَرَاۤءَهُمْ مَّلِكٌ يَّأْخُذُ كُلَّ سَفِيْنَةٍ غَصْبًا

Artinya: "Adapun perahu itu adalah kepunyaan orang-orang miskin yang mencari rezeki di laut. Oleh karenanya, aku bermaksud membuatnya kerusakan (di perahu itu) karena di hadapan mereka terdapat seorang raja (zalim) yang merebut setiap perahu (yang baik) secara paksa."

Pada kata terakhir yaitu lil alamin artinya adalah bagi seluruh semesta alam beserta makhluknya. Hal ini tertuang dalam firman Allah SWT yakni surah Al Fatihah ayat 2 yang menyebutkan kata ini yaitu,

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Arab Latin: "Al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn"

Artinya: "Segala puji bagi Allah, Tuhan bagi semesta alam."

Para ahli tafsir ada yang mengartikan al-alamin sebagai seluruh makhluk. Sedangkan para ulama yang lainnya mengartikannya sebagai manusia dan jin saja.

Sehingga Islam rahmatan lil alamin adalah penyebaran dan penerapan ilmu yang dibawa oleh Islam adalah bersumber pada Al-Qur'an dan hadits yang shahih dan sebagaimana dipahami para sahabat nabi bahwa ini adalah kemaslahatan yang besar bagi seluruh alam semesta.(eky)