Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususWali Kota Batu Optimis TV Desa Mampu Bersaing dengan Konten Nasional

Wali Kota Batu Optimis TV Desa Mampu Bersaing dengan Konten Nasional

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM-KOTA BATU- Para generasi muda di seluruh desa/kelurahan Kota Batu diasah untuk berkreasi menciptakan konten inspiratif. Karya-karya video diproduksi mengusung konsep yang mengangkat aspek unggulan di tiap-tiap desa/kelurahan. Kreasi video yang telah dihasilkan selanjutnya ditayangkan melalui kanal youtube.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Program TV Desa merupakan besutan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Batu. Peluncuran TV Desa dibuka secara langsung Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko di GOR Gajah Mada, Rabu malam (24/11). Peluncuranya dikemas bersamaan dengan Festival TV Desa.

Dewanti menyampaikan harapannya, yakni kehadiran TV Desa memberi ruang untuk memacu kemunculan sineas-sineas muda berbakat dari Kota Batu.

Sehingga dengan tersebarnya para sineas muda di tiap desa/kelurahan Kota Batu, segala potensi unggulan yang ada di wilayahnya bisa digali dan ditayangkan lewat produk audio visual.

“Tidak perlu suatu hal yang istimewa, terpenting ada nilai inspiratif dengan konten-konten menghibur dan edukatif mengangkat kemajuan desa/kelurahan. Maka, saya rasa tidak perlu TV nasional karena kita bisa memproduksi dan menyiarkannya sendiri,” papar Dewanti dalam sambutannya dilansir Nusadaily.com.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Batu, Onny Ardianto mengatakan, cikal bakal dibentuknya TV Desa yakni dinamika informasi yang terus berkembang di era disrupsi teknologi digital.

Landasan itu menjadi pelecut Diskominfo merangkul jaringan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) desa/kelurahan untuk berperan menyebarluaskan informasi maupun kebutuhan media dua arah, dari masyarakat desa ke khalayak luas. Konsep yang diusung yakni media informasi berbasis komunitas desa/kelurahan.

“TV Desa merupakan program siar desa dan kelurahan yang tumbuh dari KIM. Sebagai salah satu wujud pemberdayaan bagi KIM yang tersebar di desa/kelurahan,” terang Onny.

Onny menambahkan, Festival TV Desa sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku dan pegiat TV Desa atas perjalanannya selama satu tahun ini.

Selain itu, wadah bagi KIM atau masyarakat umum untuk mengekplorasi potensi yang ada di desa ataupun kelurahan melalui karya film pendek desa.

“Festival TV Desa menjadi sebuah event yang mengetengahkan perkembangan dan pemberdayaan komunitas KIM.

TV Desa ini memang menggunakan youtube untuk melakukan siarannya, menurut kami ini ide yang bagus, dimana kegiatan masyarakat desa dan Pemkot Batu dalam dipublikasikan melalui kanal youtube” papar Onny.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo, Andri Wijaya menyampaikan, ada tiga agenda utama yang digelar dalam Festival TV Desa.

Selain launching TV Desa, terdapat pula rangkaian awarding TV Desa dan kompetisi film pendek desa.

“Lomba film pendek dibagi menjadi tiga kategori, yakni kategori UMUM, KIM dan kategori SMA/SMK level nasional. Film pendek yang telah dikirim diseleksi oleh juri dan diupload di youtube oleh panitia. Nantinya dipilih tiga pemenang terbaik, satu film terbaik pilihan jurnalis dan tiga film terbaik pilihan juri” terang Andre. (wok/adv/wan)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily