Wakil Ketua BPIP: HSN, Momentum Pengembangan IPTEK untuk Jaga Keutuhan Pancasila

  • Whatsapp
hari santri pancasila
Wakil Kepala BPIP Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. (BPIP For Nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Hari Santri Nasional (HSN) tidak harus dimaknai secara seremonial sebagai sebuah peristiwa yang terjadi masa lalu atau masa depan, dan harus menjadi menjadi perhatian stakeholders masyarakat Indonesia, tak terkecuali Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Hal tersebut diungkapkan Wakil Kepala BPIP  Prof. Dr. Hariyono, M.Pd. saat dirinya saat menjadi Narasumber Webinar Hari Santri Nasional dengan tema Nasionalisme Santri, Ketahanan Pancasila dan Indonesia yang Kuat, Kamis kemarin 22 Oktober 2020.

Baca Juga

Dikatakannya pula Hari Santri Nasional harus menjadi momentum bersama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk menjaga keutuhan Negara dan Pancasila.

BACA JUGA: Hari Santri, Pentingnya Transformasi Sains dan Teknologi

“Santri yang dulu telah berhasil mempertahankan kemerdekaan namun ke depan harus bisa mengisi kemerdekaan ini dengan menjaga komitmen kebangsaan,” tutur Hariyono

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengajak kepada Santri terutama umat islam untuk memperlakukan kaum minoritas dengan bergandengan tangan memajukan peradaban.

“Mari kita ajak umat yang lain bergandengan tangan memajukan peradaban. Peringatan Hari Santri bukan untuk Santri tetapi untuk Indonesia secara keseluruhan,” jelasnya.

BACA JUGA: Hari Santri, Ketua DPR Minta Pemerintah Terbitkan Aturan Turunan UU Pesantren

Kaum santri memiliki posisi yang sangat strategis bukan karena jumlah kuantitas. Tapi karena ada nilai-nilai kehidupan yaitu manusia pembelajar yang bisa memajukan bangsa dan peradaban di Indonesia.

Sementara itu Menanggapi Hari Santri Nasional Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo mengatakan, peringatan Hari Santri sebagai wujud dari nilai-nilai perjuangan bangsa dan berperan dalam merebut kemerdekaan.

Dirinya berharap Peringatan Hari santri menjadi momentum bagi Bangsa dan Negara untuk kontribusi bagi para santri agar mampu bersaing dalam era global.

“Nilai-nilai dalam perwujudan cinta tanah air dan persaudaraan kebangsaan ini sangat penting dalam pendidikan pondok pesantren”, ucapnya.

Dengan Hari Santri Nasional ini, Santri juga diharapkan memberikan sumbangsih bagi kemajuan Bangsa ini dalam menjaga kemajemukan Bangsa dan membangun nilai kemandirian dalam wirausaha.

“Kedepan di harapan pemerintah memberi kontribusi peningkatan kualitas para santri untuk masuk dalam era digital,” harapnya. (sir/lna)

Post Terkait

banner 468x60