TP PKK Ponorogo Luncurkan Gerakan Ketahanan Dapur Hadapi Pandemi COVID-19

  • Whatsapp
TP PKK Kabupaten Ponorogo
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo Hj. Sri Wahyuni Muchlissoni. Foto: Humas Pemkab Ponorogo for Nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM-PONOROGO- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo Hj. Sri Wahyuni Muchlissoni mencanangkan gerakan ketahanan dapur, di halaman Gedung PKK Ponorogo, Kamis 9 Juni 2020. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

BACA JUGA: Hj. Sri Wahyuni Ketua TP PKK Ponorogo Pimpin Pembagian 100 Ribu Masker

Baca Juga

Dalam sambutannya, Hj. Sri Wahyuni mengatakan, Ketahanan Pangan saat ini penting dalam masa pandemi. Dengan menguatkan ketahanan dapur otomatis kebutuhan dalam memenuhi pangan keluarga akan tercukupi.

Apa itu ketahanan dapur, menurut Sri Wahyuni Ketahanan Dapur adalah program bercocok tanam pada pekarangan masing-masing. Dengan menanam sayuran, buah-buahan, tanaman toga dan budidaber, atau budidaya ikan dalam ember.

“Ketahanan Dapur ini, sebelumnya sudah dicanangkan oleh bapak Bupati Ponorogo, dan kita canangkan kepada  ibu-ibu PKK. Ini adalah wujud dukungan kepada Pemkab dalam mesukseskan program dalam memenuhi kebutuhan dapur keluarga,” ungkap perempuan yang juga anggota DPR RI dari Partai NasDem ini.

Hj. Sri Wahyuni, mengajak kepada seluruh ibu-ibu PKK yang hadir untuk mensosialisasikan pada lingkunganya. Untuk bercocok tanam pada pekarangan masing-masing. Selain mengusir jenuh selama di rumah saja akibat pandemi. Sekaligus juga bisa memenuhi kebutuhan keluarga terlebih dahulu, jika lebih baru dijual untuk menambah ekonomi.

TP PKK Ponorogo
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni memberi sambutan, Kamis (9/7/2020). Foto: Humas Pemkab Ponorogo for nusadaily.com

Sementara itu, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni hadir dalam pencanangan ketahanan pangan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Ponorogo. Dalam sambutannya dia mengatakan, bahwa pandemi ini memiliki implikasi dan dampak yang luar biasa. Yakni terhadap semua sektor terutama ekonomi di masyarakat.

“Program ketahanan dapur ini sebagai program untuk meringankan beban teruma pada kebutuhan pangan,” tegas Bupati Ipong kepada induk imperiumdaily.com ini.

Lebih lanjut, kata Ipong, semua orang tidak tahu persis kapan pandemi ini akan berakhir. Maka dengan program pencanangan ketahanan dapur ini, Pemkab Ponorogo meminta kepada semua pihak untuk memanfaatkan lahan pekarangan masing-masing untuk ditanami tanaman bermanfaat. Agar bisa bertahan pangan selama pandemi ini.

Di Ponorogo Ada 24 Ribu Pekarangan

Di Kabupaten Ponorogo, menurut Bupati, ada sebanyak 24.000 lahan pekarangan yang bisa dimanfaatkan untuk ketahanan dapur. Jika sebanyak 24.000 lahan pekarangan tersebut bisa dimaksimalkan dan ditanami sayuran, buah-buahan, tanaman tanaman obat, maka kebutuhan pangan masyarakat akan terpenuhi.

“Sedang untuk protein tambahan bisa budidaya ikan dalam bak atau ember,” ungkapnya.

Seperti diketahui, sektor pertanian terutama pada tanaman pangan terbukti sakti dalam menghadapi pandemi saat ini. Ipong berterima kasih kepada ibu-ibu Tim Penggerak PKK yang telah membantu dan mensupport program pemerintah Ponorogo dalam mewujudkan ketahanan dapur.

“Anggota PKK terbanyak ibu-ibu ini lebih telaten dan sabar dalam mengajak serta mendorong masyarakat di sekitarnya untuk bercocok tanam pada pekarangan masing masinng,” terangnya.

Tidak usah muluk-muluk lebih dulu untuk menjualnya, imbuh Bupati Ipong Muchlissoni. Bila hasilnya bercocok tanam lebih untuk sementara dibantukan kepada tetangga atau warga yang membutuhkan.

“Sehingga terwujud ketahanan pangan keluarga, lingkungan, Desa, Kecamatan hingga nanti Kabupaten, ” pungkasnya.(nto/adv/cak)

Post Terkait

banner 468x60