Romo Benny Minta Generasi Milenial Aplikasikan Nilai Pancasila Lewat Tehnologi

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Hadir diacara Sarasehan Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senin 5 Maret 2021 Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Pancasila Antonius Benny Susetyo
Meminta kepada generasi milenial
untuk memiliki kemampuan yang lebih. Dalam membangun network melewati batas ruang, suku, agama, dan teknis.

Oleh karena itu, menurutnya Anak muda dapat mengaplikasikan Pancasila. Sehingga dapat membangun suatu narasi melalui teknologi informasi yang sudah maju.

“Generasi anda adalah generasi yang melihat hubungan tidak seperti dulu, tetapi sudah lintas batas,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Romo Benny ini melanjutkan, bahwa hal tersebut akan menjadi tindakan yang nyata. Dengan contoh anak muda membuat aplikasi untuk memudahkan petani menjual hasil panennya. Tanpa melalui perantara, serta membantu korban bencana alam, lewat kemajuan teknologi informasi.

“Inilah kemampuan generasi milenial dalam pengaplikasian nilai-nilai Pancasila,” kata Romo Benny

Disamping itu, Romo Benny menegaskan, negara Indonesia adalah terdiri dari ratusan suku, bangsa, dan agama keyakinan, sehingga nilai multikultural tercipta di Indonesia.

” Habitus kita adalah multikultur, sejak lahir (bangsa) kita sudah seperti itu dari dulu,” tandas Romo Benny.

Lebih lanjut Romo Benny berharap Anak muda dapat ikut berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara, dengan cara membuat diskusi online dan membangun jejaring nasional, dan membuat konten positif untuk melawan informasi hoax/negatif di media sosial, dalam perwujudan gotong royong nilai Pancasila oleh anak muda.

“Masa depan di tangan Anda. Anda bisa merubah dunia tanpa merusak,” pungkasnya

Sebagai informasi acara Sarasehan Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila pada Generasi Milenial di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini dihadiri oleh Kepala BPIP, Yudian Wahyudi serta oleh Haedar Nashir (Ketua Umum PP Muhammadiyah). Turut hadir sebagai narasumber dalam acara ini adalah FX. Adji Samekto (Deputi Pengkajian dan Materi BPIP), M. Najib Azca, (Sosiolog Universitas Gadjah Mada), dan Zuly Qodir (Direktor Program Doktor Politik Islam – Ilmu Politik (UMY) dan diikuti oleh 85 Peserta.(sir/aka)