Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususPemkot Mojokerto dan Bea Cukai Sidoarjo Gelar Operasi Bersama Berantas Barang Kena...

Pemkot Mojokerto dan Bea Cukai Sidoarjo Gelar Operasi Bersama Berantas Barang Kena Cukai Ilegal

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto melaksanakan operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo di Kota Mojokerto, Rabu, 27 Oktober 2021.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Kegiatan operasi ini melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto. Pemberangkatan sidak dimulai dari Sabha Mandala Tama Pemkot Mojokerto sekitar pukul 08.00 WIB.

Lokasi sasaran operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Sidoarjo tahun 2021 kali ini, dibagi menjadi dua tim.

BACA JUGA: Putus Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Situbondo dan Bea Cukai Kenalkan Aplikasi Siroleg

Tim pertama dipimpin langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Sidoarjo Pancoro Agung.

Didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejari) Kota Mojokerto Agustinus Heri M., Dandim 0815 CPYJ diwakilkan Pasilog, dan Kepala Sub Bagian Sumber Daya Alam pada Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Mojokerto.

“Operasi bersama kali ini kita bagi dua tim, dengan sasaran di Pasar Tanjung Anyar. Saya bersama Kepala Cukai Sidoarjo, Kajari, perwakilan Dandim menyisir pertokoan di Pasar Tanjung Anyar bagian barat,” ucap Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Sementara, tim kedua melakukan penyisiran di area Pasar Tanjung Anyar bagian barat di Jalan Residen Pamuji bersama Sekretasis Daerah (Sekda) Gaguk Tri Prasetyo, Kapolresta Mojokerto yang diwakilkan Kasatreskrim Iptu Hari Siswanto, dan sejumlah OPD.

Di antaranya Kepala Satpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Pedangan Kota Mojokerto Ani Wijaya.

BACA JUGA: Blusukan ke Pasar Tim Bea Cukai Sasar Penjual Rokok Tanpa Pita Cukai

Ning Ita menjelaskan, program pemberantasan barang kena cukai ilegal ini dilakukan berdasarkan peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 206/PMK.07/2020 tentang penggunaan, pemantauan, dan evaluasi dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang ditetapkan tanggal 17 Desember 2021.

Selain itu juga mengacu pada peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 233/PMK.07/2020 tentang perubahan atas peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.07/2019 tentang pengelolaan dana bagi hasil, dana alokasi umum dan dana otonomi khusus yang ditetapkan tanggal 30 Desember 2021.

“Sehingga kami pemerintah daerah menginisiasi kegiatan operasi bersama pemberantasan barang kena cukai ilegal kali ini,” pungkas Ning Ita. (din/lna/adv)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily