Pemkot Mojokerto Berikan Pelatihan Kreatif, Upaya Lahirkan SDM Kepariwisataan

  • Whatsapp
ning ita pelatihan
Ning Ita memberikan materi kepada puluhan volounteer di Gedung Graha Mojokerto Service Center (GMSC), Selasa, 7 September 2020 kemarin. (din/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto memberikan pelatihan kreatif secara khusus kepada para volunteer di Gedung Graha Mojokerto Service Center (GMSC), Selasa, 7 September 2020.

Hal ini rupanya dilakukan guna mendukung perwujudan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata. Tak terkecuali dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif di bidangnya.

"
"

Baca Juga

"
"

Ada sedikitnya 50 peserta dari seluruh perwakilan sektor di Kota Mojokerto, yang mendapatkan pelatihan selama empat hari dari Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Mojokerto maupun Pemprov Jatim.

BACA JUGA: Bangkitkan Motivasi Siswa Belajar Daring, Ning Ita Terjun Langsung Mengajar

Tak ayal pada Selasa kemarin (Red) Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita langsung menyempatkan memberi materi kepada puluhan volounter tersebut.

Mengambil tema Pemahaman Kebijakan Pengembangan Pariwisata, Ning Ita menjelaskan bagaimana kondisi Kota Mojokerto yang saat ini tengah melakukan perubahan dan pembenahan dalam mewujudkan kota yang berjuluk Kota Onde-onde sebagai Kota Pariwisata. Salah satu faktor pendukung dalam hal tersebut ialah, adanya tol Trans Jawa yang melintasi Kota Mojokerto.

“Kota Mojokerto ini, didukung oleh berbagai sumberdaya yang lengkap. Seperti, memiliki Perda Cagar Budaya dan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) sekaligus SDM di semua instrumen industri pariwisata. Selain itu, dalam mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata tidak lepas dari Peraturan Presiden Nomor 84 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Gerbang Kertasusila,” jelasnya.

BACA JUGA: Pertama di Indonesia, Pemkot Mojokerto Beri Paket Data Gratis pada 15.609 Siswa

Dalam menyiapkan strategi pembangunan destinasi pariwisata, Ning Ita telah menyiapkan berbagai kebutuhan instrumen pendukung lainnya. Seperti, menyiapkan SDM yang unggul dan rekayasa pembuatan destinasi.

“Guna mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata, saya harap seluruh peserta untuk memanfaatkan teknologi dan aplikasi sebagai media branding dan promo kepada khalayak,” imbuhnya. (din/lna)

Post Terkait

banner 468x60