Ning Ita Serahkan 24 Hewan Kurban Kepada Panitia Idul Adha Mojokerto

  • Whatsapp
Ning Ita menyerahkan hewan kurban
Ning Ita menyerahkan 24 hewan kurban kepada panitia Idul Adha, Jumat (31/7/2020). (foto: din/nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MOJOKERTO – Dalam kondisi pandemi COVID-19 seperti ini, tidak menyurutkan bagi Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, untuk berbagi kepada sesama.

Terbukti, ada 24 hewan kurban yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, kepada panitia Idul Adha, Jumat (31/7/2020).

Baca Juga

BACA JUGA: Ning Ita Luncurkan “Pengamen Tangguh”, Lindungi Pekerja Seni di Kota Mojokerto

Hewan-hewan kurban tersebut, merupkan hasil iuran bersama seluruh anggota Korpri Kota Mojokerto dan DPRD Kota Mojokerto.

Adapun, 24 hewan kurban tersebut terdiri dari 15 ekor kambing dan 9 ekor sapi. Nantinya akan disalurkan kepada masjid, pondok pesantren, sekolah, yayasan, panti asuhan dan masih banyak lainnya.

Ning Ita menyerahkan 24 hewan kurban kepada panitia Idul Adha, Jumat (31/7/2020). (foto: din/nusadaily.com)

“Ditengah kondisi pandemi seperti ini, kami harus memperhatikan betul protokol kesehatannya. Mulai dari kondisi hewan kurban, tempat penyembelihan sesuai dengan aturan hingga penyaluran hewan kurban. Semunya harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar aman bagi masyarakat,” kata Ning Ita, sapaan akrab wali kota.

BACA JUGA: Ning Ita Beri Paket Data Gratis Bagi Siswa SD dan SMP untuk Jalani PJJ

Ning Ita, yang juga sebagai Penasehat Dewan Pengurus Korpri Kota Mojokerto, meminta kepada seluruh masyarakat agar melaksanakan penyembelihan melalui Rumah Potong Hewan (RPH) setempat.

Hal ini, tidak lepas dari peraturan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen PKH yang menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 0008 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban Dalam Situasi Wabah Bencana Nonalam Corona Virus Disease (COVID-19).

Ning Ita menyerahkan 24 hewan kurban kepada panitia Idul Adha, Jumat (31/7/2020). (foto: din/nusadaily.com)

“Pemerintah berupaya menjamin keamanan dan kelayakan daging kurban dalam pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idhul Adha 1441 Hijriyah. Dalam surat edaran tersebut telah diatur tentang mitigasi risiko atau tindakan untuk mencegah dan meminimalkan penularan COVID-19 dalam pelaksanaan kegiatan kurban di tempat penjualan serta pemotongan hewan kurban. Dan mengatur fasilitas pemotongan di RPH,” jelasnya.

Boleh Menyembelih Kurban di Masjid

Namun, lanjut wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini, jika RPH melebihi kapasitas dan tidak dapat menampung untuk penyembelihan hewan kurban. Maka diperbolehkan melaksanakan penyembelihan di musala, masjid atau lainnya. Namun tetap berpedoman pada protokol kesehatan COVID-19 secara ketat. Sehingga masyarakat aman dari penularan virus COVID-19.

“Momentum ini, merupakan wujud kebersamaan kami pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai religi atas dasar kasih sayang dan toleransi antar umat beragama. Dengan semangat Idul Kurban 1441 Hijriyah, Korpri Kota Mojokerto siap meningkatkan produktifitas perekonomian masyarakat pada massa pandemi COVID-19, new normal, menuju Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil makmur, sejahtera dan bermartab,” tandasnya. (din/adv/ark)

Post Terkait

banner 468x60