Ning Ita Beri Paket Data Gratis Bagi Siswa SD dan SMP untuk Jalani PJJ

  • Whatsapp
Ning Ita Beri Paket Data Gratis
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di salah satu sekolah. Humas Pemkot Mojokerto for nusadaily.com
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM-MOJOKERTO- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita beri keringanan bagi siswa berupa paket data gratis. Paket itu selama kondisi COVID-19 berlangsung. Sebab model pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi COVID-19 masih diterapkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto.

Baca Juga

BACA JUGA: Hadapi New Normal, Ning Ita Bersinergi dengan Ulama Kota Mojokerto

Wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini menjelaskan, jika kebijakan berlaku selama masa pandemi COVID-19 berlangsung. Model pembelajaran pada siswa mulai dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Bahkan sekolah menengah atas (SMA) hingga perguruan tinggi menerapkan pembelajaran secara virtual. Untuk itu, agar tidak membebani wali murid atau orang tua maka pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan memberikan paket data gratis.

“Paket data ini, kami berikan kepada kurang lebih 16 ribu siswa SDN dan SMPN setiap bulan. Untuk siswa SD, kami berikan paket data sebesar delapan Gigabyte. Sedangkan untuk siswa SMP, akan kami berikan 15 Gigabyte setiap bulannya. Jadi, para orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi. Selama anak-anak mereka belajar dari rumah secara daring,” jelas Ning Ita, sapaan akrabnya dikutip induk imperiumdaily.com ini.

Paket Data Melalui Chipset Khusus

Hanya saja, lanjut Ning Ita, paket data tersebut khusus digunakan untuk pembelajaran jarak jauh. Sehingga, jika para siswa yang hendak menggunakannya untuk bermain game, stalking media sosial. Dan aktivitas lainnya melalui smartphone atau laptop, maka secara otomatis tidak bisa terhubung. Hal ini, dikarena paket data yang diberikan didesain khusus dari pemerintah daerah hanya untuk model pembelajaran saja.

“Saat ini, kami tengah menyiapkan Chipset khusus yang hanya bisa dimanfaatkan saat belajar saja. Jadi, kalau anak-anak mau nge-game, stalking media sosial atau lain-lainnya, maka tidak bisa terhubung. Karena Chipset ini sengaja kami kunci. Sehingga, pemanfaatan atau penggunaan daripada Chipset ini benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar secara daring. Dan saat ini, kami sedang menyiapkan sarana prasarana untuk pembelajaran secara daring,” jelasnya.

Chipset yang diberikan oleh pemerintah daerah, merupakan Chipset khusus yang berbeda dengan paket data lainnya. Sehingga, dalam pembuatannya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun, rencannya Chipset tersebut akan mulai disalurkan kepada siswa SD dan SMP mulai bulan Agustus mendatang.

“Semoga dengan adanya bantuan paket data ini, anak-anak didik makin semangat dalam belajar meskipun dalam kondisi pandemi seperti saat ini,” tandasnya.

Kebijakan Ning Ita beri paket data gratis itu, kali pertama disampaikannya saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara daring dari SMP Negeri 6, Rabu, 15 Juli 2020. (din/cak)

Post Terkait

banner 468x60