Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususMeski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

Meski Usia Baru Seumur Jagung, Kota Batu Bertabur Prestasi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – KOTA BATU – Kota Batu masih berusia relatif muda dibandingkan daerah-daerah lainnya di Jawa Timur. Tepat di hari ini, Minggu (17/10), kota yang dijuluki De Kleine Zwitserland atau Swiss Kecil di Pulau Jawa ini genap berusia 20 tahun.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyampaikan, meski tergolong baru, namun Kota Batu sudah mampu mengukir berbagai prestasi dalam menapaki perjalanannya sejak menjadi daerah otonom pada 2021 silam.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Upacara Hari Jadi Kota Batu di Balai Kota Among Tani (17/10). Pada tahun ini tema yang diusung ‘Bangkit Bersama, Peduli Bersama untuk Kota Batu Berjaya’.

BACA JUGA: Percantik Wajah Kota, DPUPR Kota Batu Rombak Trotoar di Dua Lokasi Wisata

Pelaksanaan upacara digelar secara sederhana dengan jumlah undangan peserta terbatas, yang merupakan perwakilan beberapa elemen masyarakat. Tentunya protokol kesehatan menjadi syarat utama yang harus dipatuhi selama pelaksanaan upacara di masa pandemi.

“Pada tahun 2021 berhasil mencapai prestasi yang membanggakan. Antara lain adalah WTP 6 tahun berturut-turut, penghargaan Top 99 Kompetisi Inovasi Publik melalui promosi wisata ‘SIP BANGET’ dan peringkat 7 tingkat provinsi dan peringkat 45 Nasional untuk kategori pengawas kearsipan,” papar Dewanti.

BACA JUGA: Kota Batu Raih Opini WTP Enam Kali Berturut-turut

Penghargaan lainnya yang disematkan pada Kota Batu yakni Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Utama 2020 dan Kota Layak Anak. Penghargaan Atmaja Award untuk Desa Forum Anak Punten, STBM Award Wali Kota STBM berkelanjutan dan Kota Terbaik STBM berkelanjutan. Serta berbagai prestasi di pendidikan, olahraga PON, hingga kerukunan umat beragama melalui penghargaan “Harmony Award” dari Kementerian Agama RI.

BACA JUGA: FKUB Batu Raih Harmony Award, Bakal Bentuk Desa Kerukunan Beragama di Tulungrejo

Berbagai penghargaan tersebut, menjadi pelecut untuk tetap bertekad memajukan Kota Batu. Hal ini perlu kolaborasi dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat.

Terlebih pada masa pandemi, butuh kepedulian bersama untuk lepas dari wabah. Sehingga mampu bangkit bersama dan perekonomian terus bertumbuh.

“Pada hakekatnya dalam hari jadi ini Kota Batu bisa menjadi kota otonom berkat perjuangan para tokoh-tokoh yang tergabung dalam Pokja Pendirian Kota Batu,” ujar Dewanti.

BACA JUGA: Masuk Top 30 KOVABLIK, Wali Kota Batu Terima Penghargaan Gubernur

Tak hanya itu saja, dalam gelaran upacara ia juga memberikan insentif kepada para veteran, penyandang disabilitas, rumah tidak layak huni, dan lain sebagainya. Bantuan sarana prasarana juga pertanian juga tidak luput olehnya mengingat masyarakat Kota Batu juga menggantungkan hidupnya di sektor pertanian dan sektor pariwisata.

Sementara itu, dalam HUT Batu ke-20 tahun ini, Balaikota Among Tani juga memiliki prasasti yang dimiliki secara langsung oleh Mantan Walikota Batu Edi Rumpoko.

“Saya ingin Balai Kota Among Tani Batu ini ada prasasti. Tapi Bapak (ER) minta prasasti ditandatangani oleh Presiden atau Bu Mega. Namun setelah saya bersurat belum ada jawaban dan akhirnya saya kemarin malam membujuk Bapak untuk bisa menandatangani prasasti Gedung Balai Kota Among Tani Batu,” paparnya.

BACA JUGA: Sabet Dua Penghargaan, Wawali Batu: Penataan dan Kualitas Wisata Kota Batu Tak Perlu Diragukan

Ia menceritakan bahwa sebenarnya ER tidak mau menandatangani prasasti tersebut. Kemudian ia menjelaskan, bahwa prasasti harus ditandatangani oleh orang yang memimpin dan membangun saat itu.

“Setelah Bapak mau menandatangi, akhirnya kemarin malam Bapak mengirimkan scan tandatangan untuk prasasti yang dibawa dari Tulungagung malam hari dan selanjutnya dibawa ke Kota Batu,” tandasnya.(wok/lna/adv)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily