Selasa, Desember 7, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaBerita KhususKelola DBHCHT dengan Baik, Pemkab Situbondo Raih Bea Cukai Award 2021

Kelola DBHCHT dengan Baik, Pemkab Situbondo Raih Bea Cukai Award 2021

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo meraih penghargaan bergengsi dari Kantor Bea Cukai Jember. Yakni Bea Cukai Award 2021. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan, karena menjadi kabupaten terbaik dalam pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani saat menjadi narasumber dalam acara Talk Show Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal dengan JTV, Rabu, 24 November 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati setempat.

“Alhamdulillah Situbondo berhasil meraih penghargaan Bea Cukai Award 2021. Kita berhasil mengungguli Jember dan Bondowoso dalam hal pengelolaan DBHCHT,” ucap Wabup.

BACA JUGA: Tahun 2021, Rokok Sumbang Rp166 Triliun Penerimaan Negara dari Cukai

Perempuan asal Kecamatan Besuki ini mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga predikat tersebut.

“DBHCHT kita peruntukan untuk mengurangi angka kemiskinan di Situbondo. Sehingga kami optimis tahun depan bisa kita pertahankan,” ujarnya.

Untuk itu, Mantan Anggota DPRD Situbondo dari Fraksi PPP ini mengungkapkan, pihaknya bersama, Bea Cukai Jember dan aparat penegak hukum (APH) akan lebih intensif lagi menggelar operasi pasar dan sosialisasi perundang-undang tentang cukai dan larangan memperjual belikan rokok ilegal.

“Karena jelas rokok ilegal ini jelas tidak menyumbang pendapatan ke negara. Dan itu pasti berdampak terhadap transfer DBHCHT ke Pemkab Situbondo,” paparnya.

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Nyai Khoi ini optimis transfer DBHCHT dari pemerintah pusat ke Pemkab Situbondo tahun depan akan mengalami kenaikan.

“Tahun 2021 kita dapat Rp41 Miliar. Tentunya tahun 2021 kami ingin seperti itu (mengalami kenaikan). Sehingga angka kemiskinan di Situbondo bisa menurun drastis,” tukasnya.

BACA JUGA: Bea Cukai Kendari Hibahkan Tanah dan Bangunan ke Pemkab Muna

Sementara itu, Kabag Hukum Pemkab Situbondo, Anna Kusuma menegaskan, bagi pedagang yang kedapatan menjual rokok ilegal, kita berikan sanksi teguran dan menyita seluruh rokok ilegal yang dijual.

“Kalau masih mengulangi lagi, maka akan dikenakan pasal 54 undang-undang nomor 39 tahun 2007. Sanksi pidana minimal satu tahun dan maksimal delapan tahun, dan denda dua kali sampai dua puluh kali nilai bea cukai,” pungkasnya. (fat/lna)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Peningkatan aktivitas gunung Semeru ##tiktokberita

♬ suara asli - Nusa Daily