Hendy Siswanto, 1.000 Masjid, Takjil, dan Ibadah Haji untuk Orang-orang Baik

  • Whatsapp
Pemilik Cefila Group, Handoko terinspirasi giat sosial Hendy hingga membuat warung gratis untuk orang tidak mampu. (Istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER – Hubungan erat antara Hendy Siswanto dengan para kyai dan alim ulama tidak terjalin sejak lama. Sedari muda, ia selalu melibatkan diri dalam kegiatan sosial keagamaan.

Selama lebih dari tiga puluh tahun, Hendy rutin beraktivitas dengan istilah yang disebut ‘memakmurkan’ masjid dan pesantren. Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah pembangunan masjid Roudhotul Muchlisin, di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kaliwates.

Baca Juga

Masjid yang berada persis di tepi jalan protokol jalur Jember – Surabaya itu dibangun dengan sangat megah. Bahkan, di area parkir tersedia pusat jajanan untuk melengkapi fasilitas dan kenyamanan bagi yang singgah disana.

Masjid Roudhotul Muchlisin yang dibangun Hendy Siswanto menjadi ikonik baru Kabupaten Jember. (Istimewa)

Selain itu, Hendy yang berlatar belakang pengusaha juga intensif merenovasi mushola di kampung-kampung. Kegiatan lainnya, dia rutin berbagi makanan dan takjil untuk ribuan orang berbuka puasa setiap Ramadan dalam sebulan penuh.

Beragam hal yang dilakukan Hendy Siswanto rupanya menginspirasi pengusaha lainnya seperti Handoko, pemilik Cefila Group.

“Wajar jika hubungan antara alim ulama dan kyai dengan Haji Hendy itu sangat dekat. Banyak sekali masjid dan pesantren yang selama ini dimakmurkan olehnya, bahkan jauh sebelum ada soal-soal Pilkada,” katanya.

Handoko kemudian mengundang Hendy secara khusus saat membuka ‘Warung Gratis Dhuafa’ di dekat Pasar Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates. Uniknya warung tersebut, makanan digratiskan bagi yang tidak mampu, dan hanya menerima pembayaran seikhlasnya dari kalangan mampu.

“Pak Hendy sering sekali menyampaikan ajakan kepada pengusaha dan orang-orang yang punya rejeki lebih untuk ikut melakukan kegiatan sosial. Pesannya jelas, peduli kepada sesama dan memakmurkan masjid,” kata dia.

Sosok Hendy juga digambarkan oleh Ustad Saifullah Hudi, seorang guru ngaji sekaligus penceramah. Ia bercerita, tiba-tiba dibiayai menunaikan ibadah haji ke tanah suci pada tahun 2018 silam.

“Ada sembilan orang guru ngaji dan dai yang diberangkatkan ke tanah suci untuk ibadah haji oleh Haji Hendy saat itu,” kenang Ustad Hudi.

Rupanya, yang pernah dialami olehnya juga terjadi pada para guru ngaji lainnya. Sebab, setiap tahun Hendy membiayai ibadah haji maupun umroh bagi orang-orang baik.

Bahkan, para karyawan dan pegawai yang bekerja di berbagai perusahaan milik Hendy memperoleh kesempatan emas tersebut.

Tatang, mantan karyawan yang banyak mengikuti Hendy saat berkarir sebagai birokrat di Semarang mengaku juga dibiayai ibadah ke tanah suci.

Menurutnya, Hendy itu sosok pemimpin yang sangat apresiatif dan respek meski kepada bawahannya. Perhatian serta sikap baik membuat Hendy begitu dihormati oleh orang-orang sekitarnya.

“Bapak itu orang yang punya kepekaan sosial tinggi, untuk urusan agama apalagi. Tak pernah sekalipun beliau meninggalkan sholat meskipun kesibukannya begitu padat. Anak buahnya selalu mendapat perhatian lebih,” ungkap Tatang.

Rekam jejak Hendy selama puluhan tahun itu, dinilai banyak kalangan akan membuat Kabupaten Jember menjadi lebih baik.

Hendy kini tengah mengikuti Pilkada sebagai calon Bupati dengan menggandeng calon Wakil Bupati dari kalangan ulama, yakni KH Mohamad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun. (sut/adv/ark)

Post Terkait

banner 468x60