Hari Jadi ke-524, Puluhan Warga Terima Penghargaan dari Pemkab Ponorogo Atas Jasa dan Dedikasinya

  • Whatsapp
penghargaan ponorogo
Peringati Hari Jadi Ke-524 Ponorogo, Bupati memberikan bantuan dan penghargaan ke Warga Berjasa. (Kominfo Kabupaten Ponorogo for nusadaily.com)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – PONOROGO – Peringatan Hari Jadi ke-524 Kabupaten Ponorogo di tengah Pandemi Covid 16 tahun ini, dilakukan secara sederhana. Namun tidak mengurangi arti dan kekhidmatannya.

Tepat pada tanggal 11 Agustus 2020, peringatan hari jadi dikemas dalam kegiatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Ponorogo dan dilaksanakan di Ruang Sidang Utama gedung DPRD Kabupaten Ponorogo. Selasa 11 Agustus 2020.

"
"

Baca Juga

"
"

Turut hadir dalam acara tersebut, para mantan Bupati beserta istrinya, para mantan ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, para tokoh yang telah memberi kontribusi terhadap Ponorogo, baik pada pembangunan hingga bidang kehidupan serta para warga masyarakat yang dinilai berjasa dalam kehidupan sehari-hari di Ponorogo.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Ponorogo menyerahkan sejumlah bantuan kepada warga yang dinilai memiliki jasa cukup penting bagi Ponorogo.

Ketua DPRD Ponorogo Sunarto menyerahkan penghargaan kepada Warga Ponorogo yang Berjasa.

Dikutip nusadaily.com dari website Ponorogo.go.id, mereka yang mendapat penghargaan, komunitas penarik becak, komunitas disabilitas, komunitas ojek, komunitas pengemudi ACS (Angkutan Cerdas Sekolah), Legiun Veteran Ponorogo hingga  sebuah LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak).

Masing-masing komunitas mendapat bantuan operasional organisasi sebesar Rp5 juta ditambah paket sembako untuk masing-masing anggota komunitas.

BACA JUGA: Hari Jadi ke-524 Kabupaten Ponorogo, Diawali dengan Istigotsah

“Pemberian penghargaan ini, Saya yang mengagasnya dan hari ini, Alhamdulillah pada hari jadi Kabupaten Ponorogo yang ke – 524 tahun, sengaja dilaksanakan agar menjadi pertanda penghormatan yang tinggi kepada meraka yang berjasa. Pemberian penghargaan dan apresiasi kepada siapapun yang dedikasinya kepada pembangunan di Ponorogo dalam bidang apapun telah mereka dedikasikan. Dan pemberian penghargaan semoga bisa diberikan setiap tahunnya kepada mereka yang peduli dan punya dedikasi serta prestasi untuk Ponorogo,” ungkap Bupati Ipong Muhclissoni.

Penghargaan Pihak Berkomitmen Luar Biasa pada Ponorogo

Selain komunitas, Pemkab Ponorogo juga memberikan perhargaan lima orang yang memiliki komitmen luar biasa pada Ponorogo, di dalam maupun di luar Ponorogo. Yang pertama adalah Mayor Purnawirawan Kurnen, seorang veteran RI asli Ponorogo yang telah berjasa berjuang dalam memerdekakan Indonesia.

Bupati Ponorogo bersama para penerima penghargaan.

Kemudian Haji Tobroni atau Mbah Tobron, budayawan dan seniman reog yang telah memberi kontribusi luar biasa kepada pengembangan kesenian asli Ponorogo ini. Di usianya yang semakin uzur, tokoh ini masih terus memberikan masukan kepada Pemkab Ponorogo terkait pelestarian reog Ponorogo.

Berikutnya, penghargaan kepada Sukiran. Seorang guru tidak tetap (GTT) di sebuah sekolah di daerah pinggiran Ngrayun meski tinggalnya di Baosan Lor.

Berikutnya adalah Mangun Utomo. Pria ini dinilai berjasa karena telah membuat lambang daerah yang saat ini dipakai Pemkab Ponorogo.

Yang terakhir adalah Heru Sanoko, pegiat reog di Surabaya. Tokoh ini dinilai memiliki komitmen dan rela memperjuangkan reog di luar Ponorogo. Ia memiliki banyak perlengkapan reog dan memiliki banyak grup reog binaan.

“Masing-masing kita beri penghargaan. Rupanya uang sebesar Rp5 juta. Bupati berharap janganlah dipandang dari nilainya, tapi ini adalah bukti kehadiran negara atas kontribusi mereka atas apa yang telah diperjuangkan,” pungkas Bupati Ipong Muhclissoni. (kominfo/nto/cak)

Post Terkait

banner 468x60